Kejari Tapanuli Selatan Ekspos Perkara, Aktivis Anti-Korupsi Apresiasi
Tapanuli Selatan — Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan menggelar ekspos perkara dugaan tindak pidana korupsi bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan jajaran Bidang Tindak Pidana Khusus, Selasa (20/10). Kegiatan itu mendapat apresiasi dari aktivis anti-korupsi yang menuntut penanganan serius, transparan, dan berintegritas.
Isi ekspos dan peserta
Kegiatan ekspos diikuti Kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan M. Emri Kurniawan, SH, MH; Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Bowoaro Gulo, SH, MH; tim penyelidik; dan staf Seksi Pidsus Kejari Tapsel. Hadir pula jajaran Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumut serta Kajati Sumut Muhibuddin, SH, MH.
Kejari Tapsel menyatakan ekspos menjadi bagian dari penguatan koordinasi dan evaluasi penanganan perkara. Namun, institusi belum merinci objek perkara, nilai dugaan kerugian negara, atau tahapan penyidikan yang diungkap ke publik.
Respons aktivis dan harapan publik
Ketua DPC Horas Bangso Batak (HBB) Tapanuli Selatan, Ahmad Cerem Meha ST, menyampaikan apresiasi atas langkah Kejatisu dan Kejari Tapsel menindaklanjuti laporan dugaan korupsi. Ia menekankan pentingnya transparansi agar kepercayaan publik tetap terjaga.
“Ekspos perkara itu menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi perkembangan penanganan perkara, serta membahas langkah-langkah hukum agar proses penanganan dugaan tindak pidana korupsi berjalan profesional, objektif, cermat, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Cerem Meha di Sipirok.
Apresiasi tersebut mencerminkan harapan masyarakat agar laporan yang masuk tidak sekadar dievaluasi secara internal, melainkan ditindaklanjuti secara konkret apabila bukti cukup.
Keterbukaan informasi dan integritas
Bung Cerem Meha menegaskan bahwa keterbukaan informasi mengenai perkembangan perkara penting untuk menjaga kredibilitas aparat penegak hukum. Menurutnya, pemberantasan korupsi merupakan tolok ukur integritas lembaga penegak hukum.
Kejari Tapsel sendiri menegaskan penanganan perkara korupsi bukan semata proses hukum teknis, melainkan juga upaya mempertahankan integritas dan kepercayaan publik. Prinsip praduga tak bersalah tetap dijunjung selama proses berlangsung.
Perkara yang sedang ditangani
Kejari Tapsel menyatakan akan melanjutkan laporan dugaan korupsi, termasuk laporan HBB terkait dugaan korupsi di Dinas Perumahan dan Permukiman Tapanuli Selatan. Menurut Bidang Pidsus Kejari Tapsel, kasus tersebut sudah di-ekspose ke Kejatisu sebanyak tiga kali.
“Laporan dugaan korupsi kita lanjutkan, termasuk dugaan korupsi Dinas Perkim Tapsel yang dilaporkan HBB Tapsel ke Kejatisu telah tiga kali kami ekspose ke Kejatisu,” ujar Tarmiji Siregar SH.
Implikasi dan langkah ke depan
Publik kini menunggu tindak lanjut dari hasil ekspos, khususnya apabila ditemukan bukti cukup untuk meningkatkan status perkara. Transparansi lebih lanjut mengenai objek dan nilai kerugian negara akan menjadi kunci untuk menilai efektivitas penegakan hukum di Tapanuli Selatan.
Catatan: Kejari Tapsel berkomitmen meneruskan penanganan perkara secara profesional, proporsional, transparan, dan berintegritas sambil tetap menghormati asas praduga tak bersalah.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Warga Laporkan Perjudian di Warung, Polsek Siantar Selatan Cek Lokasi
Polsek Siantar Selatan periksa laporan perjudian di warung Jl. Pangaribuan, Senin 19/10; tidak ditemukan buk...
Polres Tapteng Gelar Donor Darah, Kumpulkan 8 Kantong di RSUD Pandan
Polres Tapteng menggelar donor darah di UTD RSUD Pandan (20/10) dan mengumpulkan delapan kantong untuk memba...
Golkar Padanglawas Tunjuk Mula Rotua Siregar sebagai Plt Ketua
DPD Golkar Sumut tunjuk Mula Rotua Siregar sebagai Plt Ketua Golkar Padanglawas untuk persiapan Musda akhir...
Desak Polda Periksa Ketum KPUM soal Dugaan Penggelapan Dana
Kuasa hukum dan anggota mendesak Polda Sumut periksa Ketum KPUM terkait perbedaan angka pada laporan RAT 202...
DPRD: Pemko Harus Prioritaskan Perbaikan Jalan Terdampak Rob di Belawan
DPRD minta Pemko Medan prioritaskan perbaikan jalan di Belawan yang sering terdampak banjir rob dengan fokus...
Angin Kencang di Pematangsiantar, Atap Rumah Terangkat dan Rugikan Rp10 Juta
Angin kencang disertai hujan deras mengangkat atap rumah kontrakan di Pematangsiantar, Senin sore; kerugian...