Ipuk Tinjau Penyerahan 560 Lapak Pedagang Pasar Banyuwangi
BANYUWANGI — Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meninjau penyerahan lapak kepada pedagang Pasar Banyuwangi yang dijadwalkan siap beroperasi Rabu (23/9/2026). Pada tahap pertama, jumlah pedagang yang menerima lapak mencapai 560 orang. Kunjungan bertujuan menampung keluhan dan memastikan proses serah terima berjalan tertib.
Penyerahan lapak tahap pertama
Proses serah terima lapak berlangsung bertahap. Tahap pertama melibatkan 560 pedagang yang akan menempati kios dan lapak di area pasar.
Menurut penjelasan, masih ada kesempatan untuk tahap kedua bagi pedagang yang datanya belum masuk. Para pedagang diminta bersabar dan mengikuti mekanisme verifikasi yang disiapkan oleh pemerintah kabupaten.
Posko pengaduan dibuka
Sebelum operasional pasar, Pemkab membuka posko pengaduan untuk menampung keluhan pedagang. Posko mulai beroperasi Selasa (23/9/2026) sore dan ditempatkan di salah satu kios sisi selatan dekat pintu masuk.
Petugas akan menginventarisir setiap aduan. Dokumen dan bukti pelapor dikumpulkan agar penanganan bisa terdokumentasi dan transparan.
"Posko aduan ini kami buka untuk menampung keluhan para pedagang, sehingga nanti bisa dicarikan solusi bersama yang terbaik," kata Ipuk.
Keluhan pedagang dan tindak lanjut
Pada kunjungan, Ipuk berbincang langsung dengan pedagang yang mengeluhkan masalah data dan keterlambatan pendataan. Salah satu pengadu, Tan Tji Aing dari Penataban, menyatakan belum mendapat lapak karena terlambat terdata.
"Ya nanti akan dicek lagi sama petugas ya Bu. Pasti ada solusinya sambil dilengkapi surat-suratnya," jawab Ipuk kepada pedagang tersebut.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi, Heny Sugiharti, menyatakan posko dibuat satu pintu agar pengaduan dapat terdokumentasi dan tersentral.
"Pengaduan kami buat satu pintu dan tersentral agar bisa didokumentasikan, supaya penyelesaian serta pelaporannya juga terdokumentasi," ujar Heny Sugiharti.
Dengan mekanisme ini, Pemkab berupaya mempercepat penyelesaian keluhan dan memastikan pedagang yang berhak mendapatkan lapak dapat ditempatkan sesuai data. Pemkab juga menyatakan akan membuka daftar lanjutan pada tahap kedua bila data pedagang memenuhi ketentuan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Hasto Paparkan 5 Prinsip Megawati untuk Kader PDIP
Hasto memaparkan lima prinsip Megawati untuk kader PDIP agar tetap konsisten, berpihak pada rakyat, dan meng...
Festival Ngopi Sepuluh Ewu Cangkir Hidupkan Tradisi Using di Kemiren
Ribuan cangkir kopi gratis disajikan di Festival Ngopi Sepuluh Ewu Cangkir, Kemiren, untuk melestarikan trad...
Ansari Ingatkan Wisudawan STEI Pamekasan: Buktikan Manfaat Ilmu
Ansari minta wisudawan STEI Masyarakat Madani Pamekasan membuktikan manfaat ilmu mereka; 44 lulusan diwisuda...
Blitar Perkuat Nasionalisme dan Keterampilan Generasi Muda Lewat Soekarno Way
Pemkab Blitar dorong nasionalisme dan keterampilan generasi muda lewat talkshow Soekarno Way untuk siapkan p...
Hasto Ajak Mahasiswa Teladani Soekarno Way di Blitar
Hasto Kristiyanto mengajak mahasiswa meneladani Soekarno Way sebagai pedoman kepemimpinan berideologi dan be...
Soekarno Run Blitar 2026 Dorong Peran Anak Muda di Politik
Deni Wicaksono: partai harus beri ruang bagi generasi muda lewat kegiatan seperti Soekarno Run dan Soekarno...