Yayasan Semari Salurkan Kurban untuk Korban Banjir di Aceh
Yayasan Semari Aceh Peduli bersama Pondok Tahfidz Ihya’ul Qur’an menyalurkan hewan kurban saat Idul Adha 1447 H kepada warga terdampak banjir di Aceh. Penyaluran dilakukan Sabtu (30/5/2026) ke beberapa desa di Takengon dan Aceh Utara untuk meringankan beban warga yang masih pemulihan pasca-bencana.
Rincian distribusi hewan kurban
Distribusi difokuskan pada wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tengah dan Aceh Utara. Rincian bantuan adalah sebagai berikut:
- Desa Atu Singkih, Takengon: 1 ekor sapi
- Desa Lut Jaya, Kecamatan Rusip Antara: 6 ekor domba
- Desa Ulee Gle, Tanah Jambo Aye, Aceh Utara: 1 ekor kambing
Tujuan program dan pernyataan pimpinan
Program ini digagas untuk memperlihatkan solidaritas dan perhatian kepada masyarakat yang diuji bencana. Saat ditemui, Ketua Yayasan Semari Aceh Peduli, Ustadz Abdurrahim, menjelaskan tujuan kegiatan ini.
"Program ini menjadi bentuk nyata solidaritas dan perhatian kepada saudara-saudara kita yang tengah diuji dengan bencana alam," kata Ustadz Abdurrahim.
Ia juga menekankan bahwa ibadah kurban lebih dari sekadar penyembelihan hewan. Menurutnya, kurban merupakan wujud ketakwaan dan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
“Maka dirikanlah salat karena Rabbmu dan berkurbanlah.” QS. Al-Kautsar: 2
“Daging dan darah hewan kurban itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kalian.” QS. Al-Hajj: 37
Dampak sosial dan harapan penerima
Yayasan berharap pembagian daging kurban dapat menghadirkan kebahagiaan dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah ujian. Ustadz Abdurrahim menilai bantuan ini sekaligus menguatkan ikatan sosial antarwarga.
"Daging kurban yang dibagikan diharapkan menjadi penguat ukhuwah Islamiyah serta menghadirkan rasa syukur dan kebersamaan di tengah ujian yang dihadapi masyarakat," ujar Ustadz Abdurrahim.
Yayasan juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur dan relawan yang mempercayakan amanah kurban. Mereka berharap setiap pengorbanan menjadi amal yang diterima dan membawa keberkahan bagi pemberi serta penerima.
Makna kurban dan keteladanan
Dalam kesempatan itu, pengurus mengingatkan nilai keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam menjalankan perintah Allah dengan penuh keikhlasan. Hadis juga menguatkan anjuran berkurban pada hari Nahr.
“Tidak ada amalan yang dilakukan anak Adam pada hari Nahr (Eidul Adha) yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan kurban.” HR. Jami’ at-Tirmizdi
Semoga bantuan ini membantu percepatan pemulihan warga terdampak dan memperkokoh semangat kebersamaan di daerah bencana.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Labfor: Ledakan di Grand Polonia akibat Akumulasi Gas Metana
Labfor menyimpulkan ledakan di Grand Polonia akibat akumulasi gas metana; PGN hentikan aliran gas sementara...
HIMAB Rayakan Milad ke-40 dengan Silaturahmi Lintas Generasi
PP-HIMAB gelar Silaturahmi Lintas Generasi dan Milad ke-40 pada 25 Juli 2026 di Kota Jantho untuk mempererat...
Forkopimda Aceh Hentikan Pasokan BBM ke Tambang Ilegal
Forkopimda Aceh menandatangani maklumat untuk menghentikan pasokan BBM ke lokasi tambang ilegal sebagai lang...
DPRK Minta Pemko Tindak Tegas Pelanggaran GSB di Banda Aceh
DPRK Banda Aceh mendesak Pemko menindak tegas pelanggaran GSB, serta meminta pengawasan jalan, drainase, dan...
Keluarga Sakinah Jadi Madrasah Pertama, Kakanwil Kemenag Aceh
Kakanwil Kemenag Aceh menegaskan keluarga sakinah sebagai madrasah pertama untuk membentuk karakter, iman, d...
Ratusan Kader Demokrat Sabang Bersihkan Meunasah Rayakan HUT ke-25
Ratusan kader Partai Demokrat Sabang membersihkan dan mengecat Meunasah Al Jariah pada Jumat (24/7) sebagai...