Ketua Fraksi PKS Ajak Penguatan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan
Zulham Efendi, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Medan, mengajak warga memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan Ideologi Pancasila untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ajakan itu disampaikan saat kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang digelar di dua lokasi di Medan, yakni Jalan Batu Putih Nomor 30, Kelurahan Pahlawan (Medan Perjuangan) dan Jalan Yong Pana Hijau Gang Masjid Lingkungan 04, Kelurahan Labuhan Deli (Medan Marelan), Sabtu (30/5).
Penekanan pada sejarah dan peran ulama
Zulham menekankan pentingnya memahami proses sejarah kelahiran Pancasila dan UUD 1945. Menurutnya, dasar negara ini lahir melalui pemikiran dan musyawarah berbagai tokoh bangsa, termasuk para ulama yang memberi kontribusi signifikan.
"Pancasila dan UUD 1945 bukan lahir secara tiba-tiba. Keduanya merupakan hasil pemikiran para tokoh bangsa dan ulama yang mengedepankan nilai persatuan, keadilan, dan semangat kebangsaan demi mewujudkan Indonesia yang merdeka dan berdaulat,"
Penjelasan tersebut turut menggarisbawahi bahwa nilai-nilai dasar negara tetap relevan sebagai pedoman kehidupan berbangsa meskipun mengalami dinamika sepanjang perjalanan demokrasi Indonesia.
Tantangan kebangsaan di era informasi
Zulham menilai tantangan kebangsaan kini semakin kompleks akibat perkembangan teknologi informasi dan globalisasi. Pengaruh asing dapat masuk lebih cepat dan memengaruhi pola pikir warga, sehingga penguatan ideologi menjadi krusial.
"Kita harus terus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pemahaman kebangsaan yang kuat, masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bertentangan dengan jati diri bangsa Indonesia,"
Dengan pemahaman yang kuat, Zulham berharap masyarakat lebih tahan terhadap paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan. Ia mengaitkan ketahanan nasional bukan hanya soal militer atau ekonomi, tetapi juga kokohnya ideologi dan cinta tanah air.
Seruan kepada generasi muda dan elemen masyarakat
Dalam sambutannya, Zulham mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong sebagai warisan bangsa. Ia menekankan peran aktif warga dalam mempertahankan keutuhan negara.
"Penguatan nilai-nilai kebangsaan merupakan salah satu upaya penting dalam memperkuat ketahanan negara. Jika masyarakat memiliki pemahaman yang baik tentang Pancasila, UUD 1945, dan semangat kebangsaan, maka bangsa ini akan semakin kuat menghadapi berbagai tantangan global dan pengaruh asing,"
Penutup: harapan untuk masa depan
Melalui kegiatan pembinaan ini, Zulham berharap warga lebih memahami peran serta tanggung jawab sebagai warga negara. Ia menegaskan bahwa penguatan wawasan kebangsaan menjadi investasi penting bagi masa depan Indonesia yang lebih tangguh dan bersatu.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Petstival Kemerdekaan 2026 Medan: Pameran dan Lomba Hewan Peliharaan
YA.TEAM menggelar Petstival Kemerdekaan 2026 di Medan, 15-17 Agustus, dengan pameran, lomba hewan, edukasi,...
Ahli Sebut Audit Tak Standar pada Sidang Korupsi Inalum
Dua ahli dari penasihat hukum menilai penahanan Dante dan laporan audit kasus penjualan aluminium Inalum bel...
CCTV Rekam 100 Geng Motor Serang Rumah di Medan Labuhan
CCTV merekam ratusan geng motor menyerang rumah warga di Pekan Labuhan, Medan Labuhan; pemilik melapor ke Po...
Polda Sumut Tangkap 4 Pengedar 'Vape Getar', Sita Ratusan Liquid
Polda Sumut menangkap empat pengedar 'Vape Getar' di Medan dan menyita ratusan liquid diduga mengandung etom...
Pemprov Sumut Perketat Pengawasan akibat Kelangkaan Semen
Pemprov Sumut memperketat pengawasan distribusi semen setelah laporan kelangkaan dan kenaikan harga; koordin...
HMI: Program MBG di Labuhanbatu Carut-marut, SPPG Banyak Tak Beroperasi
HMI Labuhanbatu Raya menilai program MBG carut-marut: SPPG banyak belum beroperasi, data penerima tak akurat...