Lokal

Penembakan Deliserdang: Wadan Koti Pemuda Pancasila Tewas, 3 Ditangkap

Bagikan:
Lokasi persimpangan Jalan Limau Mungkur di Tanjung Morawa tempat penembakan

Deliserdang — Kasus penembakan yang menewaskan Wakil Komandan Komando Inti (Wadan Koti) Pemuda Pancasila Deliserdang, berinisial DP, terjadi pada Minggu malam, 18 Oktober, di persimpangan tiga Jalan Limau Mungkur, Gang Bidan, Dusun III, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa.

Kronologi singkat

Peristiwa bermula saat korban mengemudikan mobil bersama tiga rekannya dan ditembak oleh pelaku yang belum dikenal. Akibat serangan itu, korban DP meninggal dunia di lokasi. Dua penumpang lainnya dilaporkan terluka.

Perkembangan penyelidikan

Penyidikan kini ditangani tim gabungan Dit Reskrimum Polda Sumut bersama Polresta Deliserdang. Pada Senin, 19 Oktober, Tim Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut menangkap tiga terduga pelaku.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan tim gabungan Dit Reskrimum Polda Sumut dan Polresta Deliserdang terduga pelaku penembakan berasal dari organisasi yang sama dengan korban.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, juga menegaskan tidak ada bukti keterlibatan ormas lain sejauh ini. Ia meminta waktu untuk mengungkap fakta lebih lanjut.

Mohon waktunya akan kita ungkap semua. Untuk terduga pelaku sendiri dari hasil penyelidikan kita berasal dari organisasi yang sama dengan korban.

Motif dan alih penanganan kasus

Meski tiga orang telah diamankan, polisi masih mendalami motif penembakan. Ferry menyebut motifnya masih dalam penyelidikan dan belum dapat dipastikan.

Sudah ada tiga orang terduga pelaku yang diamankan. Iya, mereka anggota ormas (organisasi masyarakat).

Kasus yang awalnya ditangani Polresta Deliserdang kini diambil alih oleh Direktorat Reskrimum Polda Sumut untuk mempercepat penyelidikan dan penindakan.

Dampak dan langkah selanjutnya

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan di lingkungan setempat, terutama hubungan antar organisasi masyarakat. Polisi akan mendalami apakah insiden ini bermotif perselisihan internal organisasi atau alasan lain.

Polisi juga masih memeriksa saksi dan bukti di lokasi serta memproses tiga terduga pelaku sesuai ketentuan hukum. Publik diminta menunggu hasil pemeriksaan resmi agar fakta dapat terungkap secara akurat.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait