Politik

Komisi IV Dorong Peran Masyarakat Cegah Kebakaran di Baluran

Bagikan:
Sonny T. Danaparamita memberi sambutan pada sosialisasi Masyarakat Peduli Api di Taman Nasional Baluran

SITUBONDO — Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan hutan untuk mencegah kebakaran. Pernyataan itu disampaikan saat Sosialisasi Masyarakat Peduli Api di Edutorium Banteng, Taman Nasional Baluran, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Kementerian Kehutanan.

Program dan peserta

Sosialisasi menyasar warga yang tinggal di kawasan konservasi. Peserta datang dari relawan, kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA), Masyarakat Mitra Polhut, dan pemanfaat hasil hutan bukan kayu (HHBK). Acara juga dihadiri pejabat Dalkarhut dan pengelola taman nasional.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, Bambang Setyo Antoko; Kepala Seksi Wilayah II Balai Dalkarhut Jabalnusra, Pujo Nur Cahyo; serta Kepala Balai Taman Nasional Baluran, Agus Setyabudi. Kapolsek Banyuputih turut hadir mendampingi kegiatan.

Pesan utama sosialisasi

Sonny menegaskan masyarakat sekitar hutan memegang peran strategis dalam pencegahan kebakaran. Ia meminta edukasi tidak hanya memberi pengetahuan, tetapi juga mendorong tindakan nyata di lapangan.

"Edukasi dan peningkatan pemahaman masyarakat menjadi bagian penting dari upaya menjaga kelestarian hutan," ujar Sonny.

"Tetapi juga kita wujudkan melalui partisipasi aktif dalam tindakan pencegahan di lingkungan masing-masing," tambahnya.

Diskusi, apresiasi, dan harapan

Antusiasme peserta terlihat pada sesi tanya jawab. Banyak warga mengajukan pertanyaan praktis terkait pencegahan kebakaran. Mereka juga memberikan apresiasi atas materi yang disampaikan melalui kerja sama Komisi IV dan Dalkarhut.

Penyelenggara menekankan pentingnya kewaspadaan dan sinergi antara masyarakat, pengelola kawasan, serta instansi terkait. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan mendorong respon cepat saat terdeteksi potensi bahaya.

Implikasi ke depan

Sosialisasi ini menjadi upaya memperkuat peran masyarakat dalam perlindungan kawasan hutan. Dengan peningkatan pemahaman, diharapkan partisipasi masyarakat di sekitar Taman Nasional Baluran semakin aktif menjaga kawasan dari ancaman kebakaran.

Penguatan kapasitas masyarakat juga dipandang sebagai langkah preventif untuk mendukung kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait