Baznas Surabaya Diminta Prioritaskan Warga Desil 1, Eri Tekankan Data
Surabaya — Wali Kota Eri Cahyadi meminta Baznas Kota Surabaya memprioritaskan warga miskin kelompok desil 1 dalam penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Permintaan itu disampaikan setelah pelantikan pimpinan Baznas Kota Surabaya periode 2026–2031 di Balai Kota, Senin (19/10/2026).
Eri menegaskan bantuan harus berdasarkan data dan kondisi riil, bukan karena titipan atau kepentingan kelompok tertentu. Ia juga menuntut pengelolaan dana zakat yang independen tanpa intervensi politik agar dana kembali ke penerima yang berhak.
Prioritaskan penerima berdasarkan data
Eri mendorong Baznas untuk memastikan bantuan tepat sasaran melalui penyatuan data antara Baznas, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, dan Kementerian Agama. Tujuannya agar warga paling membutuhkan tidak terlewatkan.
"Baznas harus berani mengambil keputusan berdasarkan data, bukan karena titipan atau kepentingan siapa pun. Kalau ada warga yang lebih membutuhkan, mereka harus didahulukan,"
Ia memberi contoh kelompok yang perlu perhatian khusus, seperti rumah tidak layak huni dan keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan. Penyaluran harus menyandingkan data kesejahteraan dengan kondisi faktual di lapangan.
Independensi pengelolaan dana
Eri menegaskan bahwa dana zakat bukan bagian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Oleh sebab itu, pengelolaan harus mandiri dan tidak diarahkan untuk kepentingan pihak tertentu.
"Zakat ini bukan uang APBD, sehingga tidak boleh diintervensi oleh wali kota atau pihak mana pun. Dana ini berasal dari masyarakat dan harus kembali kepada masyarakat yang berhak menerimanya,"
Kolaborasi untuk data terpadu dan program terukur
Wali kota berharap penyatuan data kemiskinan antara pemerintah pusat dan Pemkot Surabaya membuat penyaluran bantuan lebih terukur. Baznas diharapkan mendukung penanganan masalah sosial seperti stunting, perbaikan rumah tidak layak huni, dan bantuan pendidikan bagi anak yang terancam putus sekolah.
Eri juga mendorong Baznas memperkuat kerja sama dengan lembaga amil zakat lain agar program tidak berjalan sendiri-sendiri dan jangkauan penerima manfaat meluas.
Komitmen Baznas dan rencana penguatan
Ketua Baznas Kota Surabaya periode 2026–2031, Moch. Hamzah, menyatakan komitmen lembaganya memperkuat sinergi dengan Pemkot dan Kemenag, khususnya untuk penyatuan data dan penanganan persoalan sosial.
"Baznas merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Karena itu, kami harus bersinergi, khususnya dalam satu data, agar penyaluran zakat tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,"
Hamzah menyebut penghimpunan dana Baznas Surabaya saat ini rata-rata mencapai Rp 3 miliar hingga Rp 4,5 miliar per bulan. Ke depan, Baznas akan memperkuat kelembagaan, meningkatkan kapasitas amil, dan memperluas edukasi ZIS melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid dan lingkungan kampung.
"Potensi zakat di Surabaya masih bisa terus ditingkatkan. Kami ingin pengelolaannya semakin profesional, independen, transparan, dan akuntabel, sehingga zakat dapat menjadi salah satu kekuatan bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,"
Sinergi antara Baznas, Pemkot, dan Kemenag dinilai krusial untuk meningkatkan kesadaran menunaikan zakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tingkat masyarakat.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
DPRD Sumenep Gelar Jalan Sehat Politik, Ribuan Warga Hadir
DPRD Sumenep menggelar Jalan Sehat Politik di Taman Bunga Potre Koneng, Minggu (18/10/2026), dihadiri ribuan...
Said Abdullah Beri Bantuan Modal untuk Kader PDI Perjuangan di Sumenep
MH Said Abdullah menyerahkan bantuan modal usaha kepada Maskina, kader PDI Perjuangan di Sumenep, menyusul f...
Karhutla Jatim: Koordinasi dan BTT Darurat Diperkuat
Ketua Komisi E DPRD Jatim dorong koordinasi lintas instansi dan peningkatan BTT untuk penanganan karhutla di...
Ribuan Pelari Meriahkan Bangkalan Run 2026, Bupati Ikut 5K
Ribuan pelari memeriahkan Bangkalan Run 2026 pada 18 Oktober; Bupati Lukman ikut lari 5K dan acara dorong sp...
Bupati Ipuk Puji Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi
Bupati Ipuk puji perkembangan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi setelah Open House yang diikuti...
Sekolah Partai Jatim: Kader Muda Temukan Arah Lewat AI
Sekolah Partai DPD PDI Perjuangan Jatim (17–18 Okt 2026) menguatkan kader Gen Z lewat pembekalan ideologi da...