Bupati Ipuk Puji Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi
Banyuwangi — Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyatakan bangga atas perubahan sikap dan kemampuan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi pasca kegiatan Open House pada Sabtu (17/10/2026). Acara yang digelar di Kecamatan Muncar itu menampilkan penampilan siswa SD, SMP, dan SMA, diikuti sekitar 440 siswa, dan menjadi momen terlihatnya meningkatnya rasa percaya diri anak-anak.
Perkembangan lewat pertunjukan dan karya
Perubahan sikap siswa tampak nyata saat mereka menampilkan beragam kegiatan. Penampilan meliputi tarian dan kesenian daerah, pidato bahasa asing, serta paduan suara. Selain itu, siswa memamerkan karya kreatif berupa kerajinan, produk kuliner, dan proyek sains.
Acara ini merupakan bagian dari kegiatan serentak Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. Bupati Ipuk menyaksikan langsung kemampuan lintas jenjang dan menilai acara memberi ruang bagi siswa untuk berlatih tampil di depan publik.
“Kami sangat bangga menyaksikan berbagai penampilan siswa Sekolah Rakyat. Kami melihat begitu banyak kemajuan positif dari anak-anak, dari yang dulunya masih takut dan malu sekarang terlihat ceria dan percaya diri,” ujar Ipuk di Banyuwangi, Minggu (18/10/2026).
Dorongan dan pesan agar terus berkembang
Ipuk mendorong siswa memaksimalkan kesempatan belajar dan mengembangkan potensi. Ia mengingatkan bahwa setiap anak memiliki peluang meraih cita-cita lewat pendidikan dan kemauan untuk terus tumbuh.
“Kejarlah mimpi dan cita-cita terbaik kalian. Gunakan kesempatan bersekolah di sini untuk mewujudkan mimpi dan cita-cita itu. Lakukan yang terbaik dan teruslah bertumbuh dan menorehkan prestasi,” ujar Ipuk.
Menurut Wakabid Pemerintahan dan Otonomi Daerah DPD, perkembangan siswa tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari pembentukan karakter dan akhlak. Oleh karena itu, kepala sekolah, guru, wali asrama, dan wali asuh diminta memberi pendampingan menyeluruh kepada anak-anak.
“Pendidikan di Sekolah Rakyat ini tidak boleh hanya menekankan pada prestasi akademik semata. Yang tidak kalah penting dan menjadi fondasi utama adalah pembentukan karakter serta akhlak anak-anak kita. Berikan perhatian kepada mereka 24 jam karena hari-hari mereka berada di sekolah ini,” jelas pernyataan itu.
Fasilitas kampus besar mendukung pembelajaran
Ipuk juga meninjau fasilitas Sekolah Rakyat yang berdiri di atas lahan seluas 7 hektare, hasil hibah Pemkab Banyuwangi. Pembangunan dilaporkan telah rampung lebih dari 90 persen dan sudah dimanfaatkan.
- Gedung pendidikan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA
- Ruang kelas digital dan laboratorium bahasa, biologi, serta komputer
- Perpustakaan, asrama putra dan putri untuk setiap jenjang
- Lapangan olahraga berstandar nasional, gedung serbaguna, dan tempat ibadah
- Layanan kesehatan, fasilitas guru, dan guest house
Ipuk memberi apresiasi kepada pengurus dan pendamping sekolah atas dedikasi mereka.
“Kami sampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan oleh seluruh pengurus sekolah rakyat kepada anak-anak kami. Semoga semua perhatian, pendampingan, waktu dan tenaga yang tercurah berbuah pahala dan kebaikan bagi Bapak Ibu semua,” terangnya.
Dengan fasilitas yang memadai dan pendampingan berkelanjutan, Pemkab berharap kemampuan akademik dan pembentukan karakter siswa terus meningkat, sehingga mereka siap meraih prestasi dan masa depan yang lebih baik.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Cakupan JKN di Kabupaten Kediri Capai 98%, Akses Layanan Jadi PR
Cakupan JKN Kabupaten Kediri mencapai 98%, namun akses layanan dan pemahaman prosedur masih perlu diperkuat...
DPRD Surabaya Minta Kasus Perundungan Anak Disabilitas Rungkut Dikawal Tuntas
DPRD Surabaya minta kasus perundungan anak disabilitas di Rungkut dikawal sampai tuntas, dengan penanganan s...
Sadarestuwati Desak Perbaikan Alokasi Pupuk dan Kualitas Tanah
Sadarestuwati minta alokasi pupuk subsidi ditambah dan diiringi pendampingan intensif untuk memulihkan kuali...
PDI Perjuangan Magetan Lantik 17 Ranting Panekan, Bidik Dua Kursi 2029
PDI Perjuangan Magetan melantik pengurus 17 ranting di Panekan pada 18 Okt 2026 untuk perkuat struktur dan b...
Target Bursa Karbon Komunitas untuk Mangrove CMC Tiga Warna
Andreas Eddy menargetkan CMC Tiga Warna terdaftar di bursa karbon komunitas untuk memberi nilai ekonomi lang...
Warga Durenan Minta Perbaikan Irigasi dan Antisipasi Banjir
Warga Durenan menuntut perbaikan irigasi, antisipasi banjir, dan dukungan teknologi pertanian dalam agenda J...