Nasional

Hari ke-7: Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Terkendala Kabut

Bagikan:
Kapal SAR dan kabut tebal di perairan Selat Sunda dekat Gunung Anak Krakatau

Tim SAR gabungan mengalami kendala cuaca berkabut pada hari ketujuh operasi pencarian lima jurnalis dan tiga warga yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dekat Gunung Anak Krakatau, Senin, 14 September 2026. Jarak pandang dilaporkan sekitar satu mil laut sehingga menyulitkan penyisiran di lapangan.

Kendala cuaca dan jarak pandang

Kepala Pos SAR Bakauheni Basarnas Lampung, Rezie Kuswara, menyebutkan kabut tebal menjadi hambatan utama tim saat melakukan penyisiran. Kondisi itu terjadi di kawasan yang masih dipengaruhi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

"Cuaca berkabut dengan jarak pandang sekitar satu mil laut,"

Meski demikian, tim tetap bekerja dengan mengutamakan keselamatan personel dan menyesuaikan pola penyisiran sesuai kondisi cuaca.

Kegiatan pencarian dan hasil sementara

Pada operasi hari ketujuh, unsur yang dikerahkan meliputi RIB 02 Lampung, KN SAR Basudewa, Pos SAR Tanggamus, serta unsur SAR gabungan lainnya. Petugas melakukan penyisiran dan pemantauan pada titik-titik yang dianggap berpotensi menampung keberadaan kapal dan korban.

"Hasil pencarian dari seluruh Tim SAR Gabungan baik RIB 02 Lampung, KN SAR Basudewa, Pos SAR Tanggamus dan unsur yang terlibat dengan hasil nihil,"

Sampai laporan ini disusun, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang yang berada di dalam speed boat Arupadhatu 1. Tim masih meneruskan pemantauan sementara menunggu perbaikan kondisi cuaca.

Perpanjangan operasi SAR

Setelah evaluasi pada hari ketujuh, Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, menyampaikan keputusan untuk memperpanjang operasi selama tiga hari ke depan. Keputusan itu diambil dalam rapat Tim SAR Gabungan di Pandeglang, Banten.

"Hasil evaluasi operasi SAR yang hari ketujuh yang kita laksanakan masih nihil, dan hasil rapat Tim SAR Gabungan kita akan lanjutkan pencarian selama tiga hari ke depan,"

Perpanjangan ini memungkinkan tim untuk kembali mengerahkan unsur di wilayah perairan Selat Sunda dan memfokuskan pencarian di sekitar area aktivitas Anak Krakatau.

Perkembangan pencarian akan dilaporkan berdasarkan hasil operasi di lapangan. Tim SAR menegaskan pencarian dilaksanakan secara terpadu dengan prioritas keselamatan personel dan respons adaptif terhadap kondisi cuaca dan bahaya vulkanik di lokasi.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait