Lokal

Pegawai SPA Ditangkap di Medan: Jual 16 Bungkus 'Happy Water'

Bagikan:
Ilustrasi penangkapan polisi dan barang bukti narkotika di rumah tersangka Medan

MEDAN — Seorang pegawai SPA berinisial GF (20) ditangkap Tim Sat Narkoba Polrestabes Medan pada Jumat (17/7) di rumahnya di Jalan Sei Belutu, Kecamatan Medan Sunggal. Penangkapan dilakukan setelah polisi menemukan dan menyita 16 bungkus narkotika jenis happy water yang disimpan di dapur rumah pelaku.

Penangkapan dan barang bukti

Berdasarkan pemeriksaan awal, GF yang berdomisili di Jalan Mistar, Kecamatan Medan Petisah, mengaku menjual narkoba tersebut kepada pengunjung tempat kerja. Saat ini pelaku ditahan di Mapolrestabes Medan untuk proses hukum lebih lanjut.

  • Terduga pelaku: GF (20), pegawai salah satu SPA di Jalan Gatot Subroto
  • Lokasi penangkapan: Jalan Sei Belutu, Medan Sunggal
  • Barang bukti: 16 bungkus happy water ditemukan di dapur

"Hasil pemeriksaan awal bahwa pelaku GF mengaku mendapat narkoba dari temannya berinisial ER (24). Dari tangan pelaku disita barang bukti 16 bungkus narkoba jenis happy water yang disimpan pelaku di dapur rumahnya,"

Modus dan peredaran

Polisi menyatakan GF sudah menjual happy water kepada pengunjung SPA selama sekitar dua minggu. Penjualan diduga berlangsung di luar jam kerja dan menyasar pelanggan tempat pijat tersebut.

Identitas pemasok berinisial ER (24) sudah diketahui, dan personel masih melakukan pengejaran untuk menangkap jaringan pemasok yang lebih luas.

"Kami sedang mengejar pemasok narkoba kepada pelaku yang identitasnya sudah diketahui. Meskipun para pelaku narkoba terus bertransformasi dengan beragam modus polisi tidak akan tinggal diam, dan akan mengungkap segala bentuk peredaran narkoba di wilayah Kota Medan,"

Tindakan kepolisian dan proses hukum

Pelaku kini ditahan di Mapolrestabes Medan untuk pemeriksaan lanjutan dan pengumpulan barang bukti. Kepolisian menegaskan akan meneruskan penyelidikan untuk mengungkap jaringan di balik pasokan barang haram itu.

Kasus ini menjadi pengingat bagi pengelola usaha layanan kebugaran dan kecantikan untuk meningkatkan pengawasan internal, sementara aparat terus memperketat operasi penindakan peredaran narkoba di wilayah kota.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait