Tabrakan Maut di Sibolangit: 4 Tewas, Truk Diduga Rem Blong
Medan — Empat orang tewas dan delapan lainnya luka ringan setelah terjadi tabrakan beruntun di Jalan Medan-Berastagi, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, pada Jumat siang (17/7). Polda Sumut menyatakan insiden itu melibatkan satu truk fuso yang diduga mengalami rem blong dan menghantam beberapa kendaraan lain.
Kronologi dan data korban
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan terdapat 12 korban dalam kecelakaan tersebut. Empat korban meninggal dunia berinisial HS (60), DM (60), SS (30) dan AS. Delapan korban lainnya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis.
"Ada 12 korban dalam insiden tabrakan di Jalan Medan-Berastagi kawasan Sibolangit, di antaranya 4 orang meninggal dunia dan 8 orang mengalami luka ringan telah menjalani perawatan medis," kata Ferry saat dihubungi awak media.
Diduga penyebab: truk rem blong
Menurut keterangan kepolisian, kecelakaan berawal saat sebuah truk bermuatan galon air mineral datang dari arah Kabupaten Tanah Karo menuju Medan. Truk tersebut diduga mengalami rem blong sehingga tak terkendali dan menabrak delapan kendaraan lain di jalur tersebut.
Akibat hantaman, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan parah dan telah dievakuasi oleh personel Polda Sumut dan Polrestabes Medan.
Penanganan dan penyelidikan
Personel kepolisian segera mengamankan terduga sopir truk untuk diperiksa. Saat ini tersangka diamankan di Mapolsek Pancurbatu sementara pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
"Saat ini terduga pelaku telah diamankan di Mapolsek Pancurbatu guna menjalani pemeriksaan. Sementara itu personel akan melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab kecelakaan maut tersebut," ujar Ferry.
Dampak dan langkah selanjutnya
Insiden ini memicu antrean dan gangguan lalu lintas di jalur Medan-Berastagi selama proses evakuasi dan olah TKP. Kepolisian menjanjikan hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah faktor teknis kendaraan, kelalaian pengemudi, atau kondisi jalan ikut berperan.
Polda Sumut akan mengumumkan perkembangan penyelidikan setelah pemeriksaan saksi, pemeriksaan kendaraan, dan hasil olah TKP selesai.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Bupati Pimpin Gotong Royong Tiga Hari di Tanjungtiram untuk Kebersihan
Bupati Batubara pimpin gotong royong tiga hari di Tanjungtiram (18–20 Sep 2026) melibatkan Forkopimda, TNI,...
Batubara Siapkan Tanam 16.000 Pohon Aren, Potensi Nira dan Gula Aren
Bupati Batubara kunjungi penangkaran aren dan rencanakan penanaman 16.000 pohon untuk kembangkan nira dan gu...
ASN Batubara Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional 17 September 2026
ASN Pemkab Batubara menggelar upacara HKN pada 17 September 2026 untuk menegaskan disiplin, profesionalisme,...
BKAD Tapanuli Utara dan IT Del Uji Coba SIKAT-BENCANA
BKAD Tapanuli Utara bersama IT Del menguji prototipe SIKAT-BENCANA untuk mempercepat pengelolaan BTT dan pen...
Kontainer Alkes Tiba di RSUD Sabang, Status Kontrak di Inaproc Disorot
Kontainer alkes tiba di RSUD Sabang (19/9) meski ada klaim pembatalan kontrak; penyedia mengacu pada status...
Ratusan Warga Aceh Besar Terima Beras Bulog, 39 Nama Hilang dari Data
Ratusan warga Aceh Besar menerima beras Bulog periode Juli–September 2026; 39 nama hilang dari data sementar...