Kecelakaan Beruntun di Jamin Ginting: 3 Tewas, 6 Kendaraan Terlibat
Medan — Sebuah kecelakaan beruntun melibatkan enam kendaraan terjadi di Jalan Jamin Ginting depan Green Hill, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat 17 Juli sekitar pukul 09.45 WIB. Insiden yang diduga dipicu truk mengalami rem blong menewaskan tiga orang dan menyebabkan sejumlah kendaraan ringsek.
Kronologi dan dugaan penyebab
Berdasarkan keterangan awal, kecelakaan bermula saat sebuah truk diduga kehilangan kendali akibat rem blong saat melintas di Jalan Jamin Ginting. Truk itu kemudian menabrak beberapa kendaraan di depannya sehingga menimbulkan tabrakan beruntun.
Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan kendaraan hancur berserakan di badan jalan. Warga setempat berusaha membantu korban sebelum petugas tiba di lokasi.
Korban dan penanganan medis
Polisi menyatakan saat ini tercatat tiga orang meninggal dunia. Petugas kepolisian bersama tim medis mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk perawatan dan pendataan.
"Benar, telah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan. Untuk sementara, tiga orang dinyatakan meninggal dunia. Saat ini kami masih melakukan proses evakuasi dan pendataan di lokasi," kata Kompol Junaidi, Kapolsek Pancurbatu.
Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik (RSUP HAM) menerima korban dari lokasi. Manajer Hukum dan Humas RSUP HAM, Rosario Dorothy Simanjuntak, mengatakan rumah sakit masih memfokuskan pelayanan pada pasien yang terus bertambah.
"Saat ini kita masih fokus pada pasien yang masih terus bertambah jumlahnya, nanti akan kita sampaikan berapa banyak dan data korban yang kita rawat, karena sampai saat ini jumlahnya terus bertambah," ujarnya.
Evakuasi dan kondisi lalu lintas
Personel kepolisian dan tim gabungan masih melakukan evakuasi kendaraan dan korban. Area kejadian diamankan untuk melancarkan proses evakuasi dan penyelamatan.
Akibat insiden, arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan panjang. Petugas mengatur rekayasa lalu lintas agar jalan dapat segera dibuka dan lalu lintas kembali normal.
Penyelidikan
Polisi menegaskan dugaan rem blong masih bersifat sementara dan akan didalami melalui penyelidikan serta olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim akan memeriksa kondisi kendaraan dan keterangan saksi untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan.
Hingga laporan ini disusun, petugas masih melakukan pendataan lengkap terhadap korban dan kendaraan yang terlibat. Proses evakuasi dan penyidikan diperkirakan akan berlangsung beberapa jam ke depan untuk memastikan keselamatan di lokasi dan kelancaran arus lalu lintas.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
PTPN IV Perkuat Pasokan CPO Dukung B50 dan Petani Sawit
PTPN IV PalmCo tingkatkan serapan TBS dan pasokan CPO untuk mendukung B50, sekaligus memperkuat produktivita...
4 Tewas, 8 Luka Akibat Tabrakan di Jalan Medan-Berastagi
Polda Sumut menyatakan 4 tewas dan 8 luka setelah truk bermuatan galon diduga rem blong menabrak delapan ken...
4 Pengurus IKAL SMANSA Medan Jadi Pemateri MPLS 2026, Tekankan Disiplin dan Jejaring
Empat pengurus pusat IKAL SMANSA Medan jadi pemateri MPLS SMA Negeri 1 Medan (16/7/2026), menekankan disipli...
Rem Blong Diduga Picu Tabrakan Maut di Sibolangit, 4 Tewas
Truk fuso diduga rem blong di Jalan Medan-Berastagi, Sibolangit, menghantam delapan kendaraan; 4 orang tewas...
Masyarakat Ulayat Tapanuli Selatan Tinjau Palang Mosa
Pemilik Tanah Ulayat dan DPD Rampas Setia 08 meninjau Palang Mosa, pasca-pencabutan izin PT Panai Lika Sejah...
SDN 50 & SMPN 10 Raih Juara Umum FSBN 2026 di Banda Aceh
SDN 50 dan SMPN 10 Banda Aceh meraih Juara Umum FSBN 2026; Wali Kota Illiza apresiasi upaya sekolah, guru, d...