SDN 50 & SMPN 10 Raih Juara Umum FSBN 2026 di Banda Aceh
BANDA ACEH — Dua sekolah di bawah Pemerintah Kota Banda Aceh, SD Negeri 50 dan SMP Negeri 10 Banda Aceh, meraih predikat Juara Umum pada Festival Sains dan Bahasa Nasional (FSBN) 2026. Penghargaan ini diumumkan setelah rangkaian lomba tingkat nasional dan menjadi bukti peningkatan mutu pendidikan di kota itu.
Prestasi Sekolah di FSBN 2026
Hasil resmi penyelenggaraan FSBN 2026 menempatkan kedua sekolah tersebut sebagai yang terbaik di jenjangnya. Selain itu, pada jenjang SMA sederajat, predikat Juara Umum diraih oleh MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah.
- Juara Umum SD/Sederajat: SD Negeri 50 Banda Aceh
- Juara Umum SMP/Sederajat: SMP Negeri 10 Banda Aceh
- Juara Umum SMA/Sederajat: MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah
Apresiasi Wali Kota
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan penghargaan dan mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat. Ia menekankan bahwa prestasi bukan hanya soal gelar, melainkan hasil kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan pemerintah.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar SD Negeri 50 dan SMP Negeri 10 Banda Aceh. Prestasi ini bukan sekadar tentang gelar juara, tetapi menjadi buah dari kerja keras, kedisiplinan, semangat belajar, dan kolaborasi semua pihak dalam membangun pendidikan yang berkualitas.”
Illiza menyampaikan pernyataan tersebut pada Kamis (16/7). Ia menilai keberhasilan ini mencerminkan ekosistem pendidikan di Banda Aceh yang terus bergerak positif.
Dampak dan Komitmen Pemerintah Kota
Pemko Banda Aceh berkomitmen memperkuat lingkungan belajar untuk mendorong generasi muda berprestasi. Pemerintah daerah menargetkan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berdaya saing, sekaligus mempertahankan nilai-nilai keislaman yang menjadi identitas kota.
Illiza berharap keberhasilan SDN 50 dan SMPN 10 menjadi inspirasi bagi sekolah lain. Ia mengimbau agar dukungan terhadap pengembangan potensi peserta didik diperluas, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Keberhasilan dua sekolah ini memperkuat optimism bahwa pembangunan sumber daya manusia di Banda Aceh berjalan pada jalur yang tepat. Sejalan dengan visi jangka panjang, kota ini terus mendorong munculnya generasi cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pendaftaran FASI Aceh Timur Diperpanjang sampai 15 November 2026
Pendaftaran FASI VI Kabupaten Aceh Timur diperpanjang sampai 15 November 2026 untuk memberi waktu kecamatan...
Husni: Pemahaman Konstitusi Kunci Jaga Persatuan
H.M. Husni menilai pemahaman konstitusi kunci menjaga persatuan dan memperkuat demokrasi, disampaikan pada S...
IPHI Aceh Peringati Maulid dan Santuni 54 Anak Yatim
IPHI Aceh menggelar Maulid Nabi dan santuni 54 anak yatim di Banda Aceh, sekaligus tausiyah tentang akhlak R...
DPRK Banda Aceh Ajak Pelajar Ikut Pelatihan Konten Kreator
Ketua DPRK Banda Aceh dorong pelajar SMA/SMK ikuti pelatihan konten kreator untuk promosi UMKM, pariwisata,...
Sabam Minta HKTI Perjuangkan Aspirasi Petani di Humbahas
Sabam Rajagukguk minta HKTI aktif menjembatani kebutuhan petani saat Rakercab HKTI Humbahas di Lintongnihuta...
Polres Aceh Timur Gelar "Minggu Kasih" di Vihara Murni Sakti
Polres Aceh Timur menggelar Minggu Kasih di Vihara Murni Sakti, Idi, untuk memperkuat komunikasi dan kerukun...