Indonesia Dorong Pembiayaan UMKM dan Perkuat Kerja Sama BRICS
Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong perluasan akses pembiayaan bagi UMKM di negara berkembang melalui kerja sama BRICS. Pernyataan itu disampaikan pada Pertemuan Para Menteri Perdagangan BRICS di Jaipur, Jumat, 7 Agustus 2026, dengan tujuan membantu UMKM menembus pasar internasional dan memperkuat rantai nilai global.
Prioritas pembiayaan untuk UMKM
Indonesia mengusulkan tiga prioritas utama untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM. Usulan ini bertujuan mengatasi hambatan struktural yang kerap menghalangi usaha kecil berkembang.
- Peningkatan literasi pembiayaan agar pelaku UMKM memahami produk dan risiko keuangan.
- Perluasan inklusi pembiayaan digital untuk mempercepat akses modal melalui layanan keuangan elektronik.
- Diversifikasi program pembiayaan yang adaptif dan fleksibel sesuai kebutuhan sektor dan tahap usaha.
Memperkuat rantai nilai global dari dalam negeri
Selain pembiayaan, Indonesia menekankan penguatan rantai nilai global dengan fokus pada kapasitas domestik. Pendekatan ini dianggap krusial untuk membangun daya saing berkelanjutan.
- Konektivitas: pembangunan infrastruktur transportasi, logistik, dan digital yang efisien.
- Fasilitasi perdagangan: prosedur lebih sederhana dan dapat diprediksi untuk menekan biaya.
- Kapasitas domestik: investasi pada keterampilan, inovasi, dan pengembangan usaha.
- Kebijakan perdagangan dan investasi yang kondusif untuk menarik modal dan memperluas akses pasar.
Konektivitas dan otomatisasi prosedur perdagangan
Untuk mempercepat akses pasar, Indonesia menyoroti pentingnya infrastruktur dan penyederhanaan prosedur ekspor-impor. Implementasi digital dinilai kunci menurunkan hambatan biaya dan waktu.
UMKM merupakan salah satu pilar utama perekonomian negara berkembang, termasuk Indonesia. Namun, UMKM masih menghadapi berbagai hambatan struktural
Dalam praktik fasilitasi, Indonesia telah mengembangkan sistem otomatisasi penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA). Sistem ini memungkinkan eksportir memanfaatkan tarif preferensi secara otomatis berdasarkan perjanjian perdagangan yang relevan.
Untuk meningkatkan fasilitasi perdagangan, Indonesia telah mengembangkan sistem otomatisasi penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA). Sistem tersebut memungkinkan eksportir memanfaatkan tarif preferensi berdasarkan berbagai perjanjian perdagangan Indonesia secara otomatis
Peran teknologi dan pengakuan antarnegara
Budi menilai sektor jasa dan teknologi baru, seperti artificial intelligence dan cloud computing, semakin menjadi sumber penciptaan nilai. Indonesia juga mendorong interoperabilitas dan pengaturan mutual recognition arrangements untuk membangun kepercayaan lintas pasar sambil tetap menjaga keselarasan dengan hukum nasional.
Tantangan sistem perdagangan multilateral
Indonesia mengingatkan ada tantangan pada sistem perdagangan multilateral, salah satunya menurunnya kepercayaan terhadap peran Organisasi Perdagangan Dunia. Perbedaan pandangan antaranggota disebut menjadi penghambat konsensus dan efektivitas forum global.
Membangun kembali kepercayaan terhadap WTO harus menjadi prioritas kita bersama. Upaya tersebut difokuskan pada isu utama, penguatan fungsi perundingan, agenda pembangunan, serta terciptanya persaingan usaha yang adil
Dengan usulan tersebut, Indonesia menekankan perlunya aksi kolektif BRICS untuk memperkuat fondasi perdagangan internasional yang inklusif. Langkah selanjutnya adalah membahas implementasi teknis dan mekanisme pendanaan yang mendukung prioritas UMKM dan penguatan rantai nilai.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Archipelago Hotels Beri Diskon 10% untuk Pengemudi Seluruh Indonesia
Archipelago Hotels beri diskon 10% untuk pengemudi seluruh Indonesia. Pemesanan lewat situs resmi dengan kod...
Harga Emas Antam Stagnan per 4 Oktober 2026
Harga emas Antam stagnan pada 4 Oktober 2026; pecahan 1 gram tetap Rp2.574.000, berikut daftar harga lengkap...
Wamenkeu: APBN 2027 Fokus Lindungi Masyarakat
Wamenkeu Juda Agung: APBN 2027 diarahkan untuk lindungi masyarakat, dorong pertumbuhan, dan alokasikan Rp539...
UMKM Medan Ubah Tenun Batak-Melayu Jadi Produk Fesyen
Perajin Reihani mengubah tenun Batak dan Melayu jadi busana dan aksesori, mempekerjakan 12 perajin; harga pr...
760 Ribu WNA Gunakan Layanan KAI Group hingga Agustus 2026
Sebanyak 760.601 WNA menggunakan layanan KAI Group hingga Agustus 2026, termasuk 498.232 penumpang KA dan 26...
Wardah Buka Skin Longevity Clinic Pertama ParagonCorp di Asia Tenggara
Wardah meluncurkan Skin Longevity Clinic pertama ParagonCorp di Asia Tenggara (29 Sep–6 Okt 2026), menggabun...