Prabowo: Aparat Tak Boleh Lindungi Perjudian, Minta Pembenahan
Presiden Prabowo Subianto meminta pembenahan internal aparat penegak hukum agar tidak melindungi praktik perjudian, narkoba, dan penyelundupan. Pernyataan itu disampaikan saat peresmian Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 17 Mei 2026. Ia menekankan pembenahan diperlukan untuk memulihkan kepercayaan publik dan menjamin pelayanan yang adil bagi masyarakat.
Seruan pembenahan aparat
Presiden menilai kepercayaan masyarakat bergantung pada integritas hakim, polisi, jaksa, dan tentara. Oleh karena itu, ia menuntut setiap lembaga berani melakukan pembersihan dari praktik korupsi dan perlindungan terhadap kejahatan terorganisir.
Aparat harus berani koreksi diri dan membersihkan institusi sehingga jangan sampai aparat melindungi perjudian, narkoba, dan penyelundupan.
Langkah reformasi internal
Prabowo menyatakan telah memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI untuk merintis reformasi internal dalam beberapa waktu terakhir. Tujuannya agar institusi menjadi lebih profesional dan kembali menjalankan fungsi utama sebagai pelayan masyarakat.
Menurut Presiden, aparat yang bersih akan memastikan pelayanan publik berjalan maksimal dan menjaga kepercayaan rakyat.
Jadilah tentara rakyat dan polisi yang dicintai rakyat. Kepercayaan publik harus dijaga melalui pelayanan bersih.
Museum Marsinah: koleksi dan simbol perjuangan
Peresmian Museum Pahlawan Nasional Marsinah menjadi momen seruan itu. Museum berdiri di atas lahan seluas 938,6 meter persegi dengan gedung utama dan rumah singgah yang menyimpan koleksi pribadi Marsinah.
- Sepeda onthel milik Marsinah
- Seragam kerja pabrik
- Piagam penghargaan dan dokumen pribadi
Barang-barang tersebut menggambarkan perjalanan Marsinah sebagai buruh pabrik di Sidoarjo dan menjadi pengingat perjuangan hak buruh serta tuntutan keadilan sosial.
Relevansi dan harapan ke depan
Prabowo menilai semangat perjuangan Marsinah relevan dengan upaya membenahi aparat penegak hukum. Pemerintah berharap pembenahan internal terus diperkuat sehingga menghasilkan institusi yang profesional dan dicintai rakyat.
Langkah perbaikan diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berdampak pada praktik penegakan hukum yang berpihak pada masyarakat luas dan menutup ruang bagi praktik ilegal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...