Pelumas Kendaraan Listrik: Komponen yang Masih Butuh Oli
PT Pertamina Lubricants
Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan media ke Pabrik Pertamina Lubricants pada Rabu, 12 Agustus 2026. Meskipun electric vehicle tidak lagi memerlukan oli mesin konvensional, kebutuhan pelumas bergeser ke bagian lain kendaraan.
Pelumas tetap diperlukan untuk komponen tertentu
Perubahan teknologi kendaraan menggeser fokus pelumas dari oli mesin ke bagian-bagian yang masih memiliki gesekan mekanis. Komponen seperti gear pada penggerak dan sistem pendukung elektrifikasi tetap memerlukan pelumasan.
Dengan kata lain, walau motor listrik tidak membutuhkan oli mesin seperti kendaraan bensin, tidak berarti keseluruhan kendaraan bebas kebutuhan pelumas. Hal ini berlaku untuk EV murni maupun kendaraan hybrid.
Pernyataan dari Pertamina Lubricants
Rika Gresia Wahyudi, Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants, menjelaskan adaptasi produk saat menerima kunjungan media. Ia menegaskan perusahaan menyiapkan varian pelumas untuk memenuhi kebutuhan komponen elektrifikasi.
"Iya, kalau di EV walaupun mungkin mesinnya tidak membutuhkan pelumas, tetapi tentunya masih ada part-part dari kendaraan EV maupun hybrid yang memerlukan produk dari pelumas maupun derivatifnya seperti di gear,"
Kutipan tersebut menegaskan bahwa pasar pelumas tidak hilang, melainkan bergeser fungsinya mengikuti teknologi kendaraan.
Varian produk dan penyesuaian bisnis
Pertamina Lubricants mengembangkan sejumlah varian produk untuk komponen kendaraan berteknologi elektrifikasi. Penyesuaian ini dirancang agar pelumas sesuai dengan kebutuhan operasi gear dan mekanisme lain yang masih bersentuhan langsung.
Perusahaan juga memantau pasar hybrid secara khusus karena teknologi ini menggabungkan mesin pembakaran dan sistem elektrifikasi. Kombinasi tersebut memastikan kebutuhan terhadap produk pelumas tetap ada pada beberapa komponen.
Dampak dan prospek ke depan
Peralihan ke kendaraan listrik mengubah peta permintaan industri pelumas. Namun, kebutuhan terhadap pelumas untuk komponen mekanis dan sistem pendukung diperkirakan berlanjut seiring luasnya adopsi EV dan hybrid.
Pertamina Lubricants menyatakan akan terus menyesuaikan portofolio produk untuk mendukung ekosistem kendaraan elektrifikasi dan kebutuhan pengguna di Indonesia.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pertamina Ingatkan Bahaya Oli Palsu: Periksa QR Code dan Seri
Pertamina Lubricants mengingatkan konsumen mewaspadai oli palsu dengan memeriksa QR code dan nomor seri pada...
Penertiban Tambang Ilegal Dongkrak Laba PT Timah 9 Kali Lipat
Penertiban tambang ilegal di Bangka Belitung mendorong PT Timah naikkan produksi, penjualan, dan raih laba b...
UMKM Bukan Sektor Pinggiran, Sistem Keuangan Harus 'UMKM-able'
Wakil Ketua Komisi XI DPR: UMKM bukan sektor pinggiran, perlu sistem keuangan yang "UMKM-able" dan perbaikan...
IHSG Naik 62 Poin di Jeda Siang, Sentimen Global Masih Waspada
IHSG menguat 62 poin pada jeda siang 12 Agustus 2026 ke 6.330,36; sentimen global dan data domestik memengar...
Perkembangan Timteng Tekan Nilai Tukar Rupiah, Dibuka Turun 12 Poin
Rupiah dibuka melemah 12 poin pada 12 Agustus 2028, dipengaruhi perkembangan geopolitik Timur Tengah dan pen...
Harga Emas Pegadaian 12 Agustus 2026: Update Harga Galeri24 & UBS
Harga emas batangan Pegadaian tercatat menyesuaikan pada 12 Agustus 2026; Galeri24 1 gram Rp2.675.000 dan UB...