Kader Muda PDIP Jember Gagas Pelatihan Keterampilan untuk Pemuda Desa
Dua kader muda PDI Perjuangan di Kabupaten Jember mendorong pelatihan praktis untuk mengatasi sulitnya akses kerja bagi lulusan baru dan pemuda desa.
JEMBER — Ananda Cindy Febrianti dan Hamdiah Nurul Hidayati mengangkat masalah lapangan kerja belum memadai bagi lulusan baru di Jember dan menggagas pelatihan keterampilan sederhana bagi pemuda desa agar lebih siap bersaing di dunia kerja.
Krisis pekerjaan bagi lulusan baru
Banyak lulusan baru menghadapi lowongan terbatas dan persaingan ketat. Kondisi ini membuat sebagian pemuda kehilangan arah setelah wisuda. Ketidakmampuan mengakses keterampilan tambahan kerap menjadi hambatan utama.
Menurut Cindy, persoalan ini tidak hanya berdampak ekonomi, tetapi juga memicu masalah sosial di tingkat lokal.
Pengangguran dan kenakalan remaja itu saling berkaitan. Ketika anak muda tidak memiliki aktivitas maupun pekerjaan, potensi munculnya persoalan sosial juga semakin besar
Kesenjangan informasi antara desa dan kota
Hamdiah, yang akrab dipanggil Diah, menyoroti bahwa pemuda desa seringkali lebih sulit mengakses informasi dan pelatihan. Keterbatasan ini membuat mereka tertinggal dalam persiapan memasuki dunia kerja meski memiliki semangat belajar tinggi.
Ada yang bahkan belum pernah membuat CV sendiri. Ada juga yang bingung bagaimana menghadapi wawancara kerja
Hal-hal sederhana yang umum di kota, seperti menyusun CV atau teknik wawancara, masih menjadi kendala bagi sebagian besar pemuda desa.
Inisiatif pelatihan keterampilan
Dari keresahan tersebut, kedua kader muda ini mulai menginisiasi pelatihan di lingkungan masing-masing. Program yang digagas bersifat praktis dan langsung berkaitan dengan kebutuhan dunia kerja.
- Pembuatan curriculum vitae (CV) dan persiapan dokumen lamaran
- Pengenalan keterampilan dasar kerja dan vokasi
- Latihan berbicara di depan umum dan teknik memperkenalkan diri
Anak muda jangan hanya menunggu pekerjaan datang, tetapi juga harus mulai belajar menciptakan peluang sendiri
Cindy menekankan bahwa pelatihan vokasi harus disesuaikan dengan minat generasi muda agar tidak menjadi formalitas semata.
Perlu ada pelatihan keterampilan dasar maupun vokasi yang benar-benar sesuai dengan minat anak muda
Politik sebagai ruang advokasi
Kedua kader melihat keterlibatan partai bukan sekadar urusan pemilu, melainkan kesempatan untuk menyuarakan kebutuhan pemuda desa. Cindy aktif di struktur PAC Sukowono, sementara Diah tercatat dalam struktur PAC Mumbulsari.
Kami ingin suara anak muda dan warga desa benar-benar sampai ke atas
Mereka berharap langkah kecil di tingkat lokal itu bisa membuka akses dan memberi harapan nyata bagi lulusan baru di desa. Program pelatihan yang berkelanjutan dinilai penting agar pemuda punya pilihan konkret setelah menyelesaikan pendidikan.
Berita Terkait
Deni Wicaksono Ajak Kader Muda PDIP Pacitan Aktif di Medsos
Deni Wicaksono mendorong kader muda PDIP Pacitan aktif di media sosial untuk kritik kebijakan, edukasi polit...
Kediri Lepas 1.213 Calon Jamaah Haji, Bupati Ingatkan Gotong Royong
Pemkab Kediri memberangkatkan 1.213 calon jamaah haji pada 20 Mei 2026; Bupati minta jamaah muda bantu lansi...
Bupati Gresik Ingatkan Orang Tua: Batasi Gadget demi Karakter PAUD
Bupati Gresik minta orang tua batasi gadget agar pembentukan karakter anak usia dini terjaga, disampaikan sa...
PDIP Jatim Lantik 12 PAC di Pacitan, Tegaskan Penguatan Ideologi
DPD PDI Perjuangan Jatim melantik 12 PAC di Pacitan (20/5/2026) untuk memperkuat ideologi, struktur kecamata...
PDI Perjuangan Lantik 12 PAC di Pacitan, Tekankan Penguatan Ideologi
DPD PDI Perjuangan Jatim melantik 12 PAC di Pacitan (20/5/2026) sebagai momentum penguatan ideologi dan pers...
Ngawi Wajibkan Kuota Kerja bagi Penyandang Disabilitas lewat Perda
Ngawi mewajibkan pemerintah daerah dan perusahaan menyediakan kuota kerja bagi penyandang disabilitas sesuai...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!