Ekonomi

Hari Keterampilan Pemuda: 73% Pekerja KAI Berusia Muda

Bagikan:
Pegawai muda KAI di stasiun saat peringatan Hari Keterampilan Pemuda

Kereta Api Indonesia (KAI) Induk mencatat 73 persen pekerja berada pada kelompok usia 18–40 tahun, data yang disampaikan saat peringatan Hari Keterampilan Pemuda Sedunia, Rabu 15 Juli 2026. Total 20.446 pegawai muda dari 28.003 orang mendominasi struktur kepegawaian perusahaan.

Komposisi usia pegawai

Manajemen merinci jumlah pegawai berdasarkan kelompok usia. Kelompok usia 18–30 tahun berjumlah 6.684 orang, sementara usia 31–40 tahun sebanyak 13.762 orang. Kelompok usia 41–50 tahun terdiri dari 4.736 pegawai.

Kelompok Usia Jumlah Pegawai
18–30 tahun 6.684
31–40 tahun 13.762
41–50 tahun 4.736
Total pegawai 28.003

Jumlah pegawai laki-laki yang aktif bekerja mencapai 26.432 orang dan tersebar di seluruh unit operasional.

Inovasi operasional dan digital

KAI juga memaparkan capaian layanan dan adopsi teknologi. Sistem Face Recognition Boarding Gate telah melayani 5.555.034 pelanggan kereta jarak jauh. Inovasi ini turut mengurangi penggunaan tiket kertas.

  • Penghematan kertas: 13.888 rol tiket diselamatkan pada semester I 2026.
  • Layanan pelanggan: 258.993.359 pelanggan dilayani sepanjang semester pertama 2026.

Program lingkungan dan energi

Dalam rangka keberlanjutan, KAI mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di 92 lokasi stasiun. Selain itu, penggunaan bahan bakar biodiesel B50 mulai diterapkan bertahap sejak 1 Juli 2026.

Pernyataan pimpinan

"Perkeretaapian merupakan sistem yang menghubungkan manusia, teknologi, sarana, prasarana, dan pelayanan dalam satu rangkaian kerja. Karena itu, setiap pekerja perlu terus mengembangkan kompetensi, tetap adaptif, dan mampu berkolaborasi dengan tetap mengutamakan disiplin keselamatan,"

Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI

"Pengetahuan mengenai keselamatan, operasional, dan pelayanan perlu diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pada saat yang sama, perusahaan memberikan ruang bagi gagasan baru agar dapat dikembangkan secara terukur dan menghasilkan manfaat bagi layanan maupun masyarakat,"

Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI

"Setiap pekerja membawa keterampilan dan tanggung jawab yang berbeda, kemudian menghubungkannya dalam satu sistem pelayanan. Melalui pengembangan kompetensi dan ruang kolaborasi, KAI menyiapkan insan yang mampu menjaga keselamatan, menghadirkan inovasi, memberi manfaat bagi masyarakat, serta membawa perkeretaapian Indonesia menjawab kebutuhan masa depan,"

Anne Purba, VP Corporate Communication KAI

Dampak dan arah transformasi

KAI menekankan prinsip keseimbangan 3P: profit, people, dan planet dalam transformasi perusahaan. Kombinasi tenaga muda dan pengalaman antargenerasi menjadi landasan menjaga kontinuitas operasional dan inovasi layanan.

Perpaduan sumber daya manusia muda, teknologi digital, dan inisiatif lingkungan diharapkan memperkuat daya saing KAI serta memberi manfaat nyata bagi pengguna layanan dan masyarakat.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait