Nasional

1.147 Paspampres Dikerahkan Amankan HUT ke-81 RI

Bagikan:
Personel Paspampres saat apel kesiapan pengamanan HUT ke-81 RI

Jakarta: Sebanyak 1.147 personel Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) VVIP Paspampres dikerahkan untuk pengamanan rangkaian Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 14–17 Agustus 2026 di Jakarta. Selain personel, berbagai alat utama sistem persenjataan dan kendaraan operasional modern disiapkan untuk mengantisipasi ancaman fisik dan teknologi.

Penempatan personel dan jadwal tugas

Apel kesiapan digelar di Lapangan Hitam Mako Paspampres untuk memastikan kesiapan personel, materiil, dan sistem operasional. Personel Paspampres dibagi ke dalam beberapa Satgaspam sesuai tugas kegiatan.

  • Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) – 151 personel (14 Agustus)
  • Sidang DPR/MPR – 277 personel (15 Agustus)
  • Pesta rakyat – 205 personel
  • Detik-detik Proklamasi dan penurunan bendera pusaka – 294 personel (17 Agustus)
  • Tim Paskibraka – 70 personel
  • Tim pasukan upacara – 150 personel

Alutsista dan kendaraan operasional

Paspampres menyiapkan berbagai senjata dan kendaraan modern untuk mendukung tugas pengamanan VVIP dan mengantisipasi ancaman yang semakin beragam.

  • Senapan: Caracal, Dasan, SS1 V3 Croom, MP7
  • Pistol: G2 Combat, HK, Glock 17, Glock 19, Glock 43X, Sig Sauer
  • Senapan sniper: SPR 3 Pindad, Sniper AW
  • Kendaraan khusus: satu kendaraan anti-drone Koopsudnas, satu kendaraan Maung Artileri Pertahanan Udara
  • Kendaraan taktis dan dukungan: kendaraan CBRNE (Chemical, Biological, Radiological, Nuclear, and Explosive), kendaraan jammer, kendaraan kawal G500, kendaraan security G500, kendaraan P2 Komando, kendaraan Maung, motor kawal Goldwing

Prinsip pengamanan dan kesiapan Paspampres

Komandan Pasukan Pengamanan Presiden Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara preventif dan proaktif. Ia menekankan profesionalisme, kewaspadaan, disiplin, dan koordinasi antarpersonel.

Bagi Paspampres, keberhasilan bukan hanya ketika kita berhasil melumpuhkan ancaman, tetapi ketika ancaman itu sama sekali tidak pernah memiliki kesempatan untuk muncul. Itulah hakikat tugas pengamanan VVIP yang sesungguhnya.

Keberhasilan kita sering kali tidak terlihat oleh masyarakat, namun justru di situlah profesionalisme Paspampres diuji. Kita bekerja dalam senyap, penuh kewaspadaan, dengan ketelitian, kecepatan, disiplin, dan koordinasi yang solid.

Jadikan setiap langkah pengabdian sebagai kehormatan kita untuk menjaga keselamatan VVIP, menjaga. Kemudian mengawal kehormatan dan martabat Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Antisipasi ancaman modern

Mayjen Edwin mengatakan pengamanan juga menyesuaikan karakter ancaman terkini, yang melibatkan teknologi seperti drone, serangan siber, dan penyebaran informasi yang dapat memicu gangguan keamanan.

Gelar Alutsista canggih tersebut sejalan dengan perkembangan karakteristik ancaman terkini yang tidak lagi hanya berupa tindakan fisik secara langsung. Tetapi juga telah menggunakan teknologi drone, serangan siber, dan penyebaran informasi yang dapat memicu gangguan keamanan, hingga aksi individu maupun kelompok yang bergerak cepat dan sulit diprediksi.

Rangkaian kegiatan Bulan Kemerdekaan

Menteri Sekretaris Negara menjabarkan rangkaian acara mulai pidato kenegaraan di MPR/DPR (14 Agustus), renungan suci di Makam Pahlawan Kalibata (16 Agustus), hingga puncak upacara Detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka pada 17 Agustus.

Senin 17 adalah puncak acara, yaitu adalah acara upacara memperingati Detik-detik Proklamasi yang tahun ini akan dilaksanakan di Istana Merdeka. Pengamanan, semua dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, itu bagian dari tanggung jawab kita bersama-sama semua.

Dengan penempatan personel terukur dan dukungan alutsista modern, Paspampres menegaskan kesiapan untuk menjaga keselamatan VVIP dan kelancaran rangkaian perayaan HUT ke-81 RI.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait