Timeless by Six: Parfum Stick Balm Mahasiswa IPB
Produk parfum stick balm bernama Timeless by Six karya mahasiswa IPB University tampil di Campuspreneur 2026, Bogor pada pertengahan Juni 2026. Produk ini diposisikan sebagai vegan-friendly dan bebas alkohol, dirancang untuk penggunaan praktis sehari-hari. Keterlibatan dalam program pendampingan membantu pengembangan merek dan desain kemasan.
Produk dan konsep
Timeless by Six hadir dalam bentuk stik balm dengan lima varian aroma dan kemasan berwarna menarik. Konsep produk menekankan kemudahan pemakaian, keamanan bahan, dan aspek ramah hewan melalui formulasi tanpa alkohol. Kemasan compact memudahkan pemakaian di aktivitas kampus atau perjalanan singkat.
Perjalanan usaha
Usaha ini bermula dari tugas kuliah yang berkembang menjadi bisnis rintisan dengan dukungan Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) IPB. Produksi dimulai pada Februari 2026, dan sejak itu produk diperkenalkan melalui kegiatan kampus serta pameran kewirausahaan. Pemasaran awal masih difokuskan pada lingkungan kampus, terutama mahasiswa Sekolah Bisnis IPB.
Pendampingan melalui Coaching Clinic
Sebagai peserta Campuspreneur 2026, Timeless by Six mengikuti sesi Coaching Clinic yang menghadirkan mentor profesional. Pendampingan meliputi strategi penguatan identitas merek dan desain kemasan produk. Pemilik usaha, Nur Maharani Al Karim, mengatakan banyak mendapat masukan yang mengubah perspektif tim.
“Coaching Clinic ini benar-benar membuka perspektif baru bagi saya. Ternyata banyak hal kecil dalam desain kemasan yang dapat membuat produk terlihat lebih menarik,” ujar Rani.
Rencana pengembangan dan pemasaran
Selain memperbaiki kemasan, tim Timeless by Six berencana mengembangkan produk turunan yang selaras dengan identitas merek. Mereka menyiapkan varian aroma baru dan memperluas saluran pemasaran ke platform perdagangan elektronik. Tujuan jangka panjang termasuk memperluas jejaring bisnis dan membuka peluang ekspor.
Kesimpulan dan prospek
Keikutsertaan di Campuspreneur 2026 menjadi langkah strategis bagi Timeless by Six untuk memperkuat merek dan memperluas pasar. Dukungan PMW dan pendampingan profesional memberi modal nonfinansial penting bagi pengembangan produk mahasiswa. Jika strategi pemasaran digital berjalan efektif, produk ini berpeluang menembus pasar yang lebih luas, termasuk segmen ekspor.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
KA Mutiara Timur Layani 304.522 Penumpang Jan–Sep 2026
KA Mutiara Timur layani 304.522 penumpang Jan–Sep 2026, naik 22,78%; konektivitas ke Banyuwangi dan Ketapang...
ADB Gelontorkan USD650 Juta untuk Pendalaman Pasar Keuangan Indonesia
ADB setujui dukungan USD650 juta untuk memperdalam pasar modal, modernisasi keuangan digital, dan dorong pem...
OJK Targetkan Lima Bank Syariah Beraset Besar pada 2027
OJK menargetkan lima bank syariah beraset besar pada 2027 lewat konversi dan konsolidasi, dengan BSI sebagai...
Kenaikan PTKP Dinilai Angin Segar untuk Daya Beli
Ekonom FEB UI nilai kenaikan PTKP dapat menjaga daya beli dan memperkuat keadilan pajak; pembahasan lanjut d...
Grab Luncurkan Group Ride: Berbagi Ongkos hingga 50%
Grab meluncurkan fitur Group Ride sejak April 2026 untuk atur perjalanan bersama lewat satu pemesanan, denga...
Mobilitas Kereta Api Sumatra Capai 11,34 Juta Penumpang
KAI mencatat 11.342.350 pergerakan penumpang di Sumatra (Jan–Sep 2026), naik 12,02% dibandingkan 2025.