Lokal

Polsek Siantar Marihat Dampingi Petani Panen Jagung, Didorong Jual ke Bulog

Bagikan:
Petani dan petugas Polsek Siantar Marihat mendampingi panen jagung di Marihat Jaya

Siantar, 14/10 — Polsek Siantar Marihat mengawal panen jagung petani binaan di Kelurahan Marihat Jaya, Rabu siang. Kegiatan digelar di lahan Bahkora II, Kecamatan Siantar Marimbun, untuk mendukung program ketahanan pangan jagung.

Panen di lahan 11 rante

Kanit Binmas Ipda Marlon B Hutahaean dan Bhabinkamtibmas Aiptu Erick F Marbun hadir mendampingi petani binaan, Dapot Ompusunggu. Petani itu menggarap lahan seluas 11 rante dan memperkirakan hasil panen mencapai sekitar 2 ton jagung.

Panen berlangsung di areal yang cukup luas sehingga menjadi kesempatan penting bagi aparat kepolisian untuk terlibat langsung dengan petani. Kehadiran personel Polsek juga dimanfaatkan untuk memastikan proses panen berjalan aman dan tertib.

Imbauan penjualan ke Bulog

Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas mengimbau petani menjual hasil panen ke Bulog Pematangsiantar. Alasan imbauan karena kompos, benih, pupuk, dan herbisida yang digunakan merupakan bantuan pemerintah serta penyaluran dari Polsek kepada petani.

Petani Dapot Ompusunggu merespons positif saran tersebut dan menyatakan akan menjual hasil panennya ke Bulog. Langkah ini diharapkan dapat memastikan ketersediaan pasokan jagung bagi kebutuhan lokal dan nasional.

Tujuan kegiatan dan dampak

Kapolsek Siantar Marihat, AKP David Eka Putra, menyatakan kegiatan itu bertujuan mendukung program pemerintah tentang Ketapang jagung. Selain itu, kegiatan memperkuat silaturahmi antara Bhabinkamtibmas dan masyarakat setempat.

Menurut Kapolsek, kehadiran polisi di tengah masyarakat juga berfungsi mencegah tindak pidana dan meningkatkan rasa aman warga. Keterlibatan Polsek di kegiatan pertanian menunjukkan peran kepolisian yang bersentuhan langsung dengan sektor pangan.

Prospek ke depan

Ke depan, kolaborasi antara aparat setempat, institusi penyalur hasil pertanian, dan petani diharapkan berlanjut. Dukungan teknis dan akses pasar kepada petani binaan menjadi kunci agar program ketahanan pangan berjalan berkelanjutan.

Kegiatan panen jagung ini menjadi contoh pelibatan kepolisian dalam program pertanian, serta langkah konkret mendukung kedaulatan pangan di tingkat daerah.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait