Lokal

Tzu Chi Sinar Mas Gelar Lomba Budaya Humanis untuk 29 Siswa

Bagikan:
Siswa mengikuti Lomba Budaya Humanis di Perkebunan Kanopan Ulu Estate

AEK KANOPAN — Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Perwakilan Sinar Mas melalui Xie Li Sumut Utara menggelar Lomba Budaya Humanis bagi 29 siswa dari enam sekolah dasar di sekitar wilayah operasional PT MP Leidong West Indonesia dan PT SMART Tbk. Kegiatan berlangsung Rabu, 14 Oktober di Perkebunan Kanopan Ulu Estate dengan tujuan menanamkan nilai kebaikan dan membentuk karakter sejak dini.

Format lomba dan jumlah peserta

Lomba didesain berdasarkan 108 Kata Perenungan Master Cheng Yen dan dibagi dalam tiga kategori. Total peserta berjumlah 29 siswa dari enam sekolah dasar setempat.

  • Kecepatan dan ketepatan: 10 siswa
  • Menggambar: 11 siswa
  • Bercerita: 8 siswa

Selain mengasah pengetahuan dan bakat seni, lomba juga menjadi arena latihan keterampilan sosial seperti keberanian tampil, komunikasi, ketekunan, dan sportivitas.

Tujuan pembentukan karakter

Pembina Xie Li Sumut Utara, Suwarno, menegaskan bahwa kegiatan tidak semata-mata berorientasi pada prestasi, melainkan pembentukan karakter peserta. Ia menekankan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan yang dibawa anak ke kehidupan sehari-hari.

"Prestasi tentu menjadi hal membanggakan, tetapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana anak-anak belajar berani mencoba, menghargai teman, menjaga sportivitas dan membawa nilai-nilai kebaikan ke dalam kehidupan sehari-hari," ucap Suwarno.

Penghargaan dan langkah berikutnya

Semua peserta menerima suvenir sebagai bentuk apresiasi. Para pemenang di setiap kategori memperoleh piala dan hadiah uang tunai sebagai penghargaan atas usaha dan kreativitas mereka.

Selanjutnya, peserta yang meraih juara pertama hingga ketiga pada masing-masing kategori akan dipersiapkan untuk mewakili Xie Li Sumut Utara pada Lomba Budaya Humanis tingkat Hu Ai yang direncanakan berlangsung di Jambi.

Harapan penyelenggara

Penyelenggara berharap kegiatan ini menumbuhkan nilai-nilai humanis seperti kepedulian, tanggung jawab, kerendahan hati, dan sikap saling menghargai baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Dengan begitu, kompetisi sederhana ini diharapkan memberi dampak jangka panjang pada perkembangan karakter anak-anak di wilayah sekitar perkebunan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait