Nasional

P2MP Kirim Tim dan Logistik untuk Korban Gempa NTT

Bagikan:
Relawan memuat bantuan logistik untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur

P2MP mengerahkan tim dan menyiapkan bantuan logistik untuk korban gempa yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengiriman personel dan bantuan dijadwalkan segera untuk meringankan kebutuhan warga terdampak.

Pengiriman tim dan penempatan lapangan

Ketua Umum P2MP Pungky Sukmawati menyatakan organisasi itu telah mengirimkan 10 orang dari Jakarta ke lokasi bencana. Keberangkatan mereka dilakukan untuk mempercepat tanggap darurat dan koordinasi di lapangan.

Ia menambahkan pengurus daerah P2MP yang sudah berada di sejumlah kabupaten/kota di NTT turut memperkuat upaya penanganan. Kehadiran pengurus lokal membantu percepatan distribusi bantuan dan pemetaan kebutuhan warga.

"Kita tentunya turut prihatin kepada masyarakat yang terkena dampak di sana,"

Bantuan yang disiapkan

P2MP menyatakan akan mengirimkan bantuan logistik berupa bahan pangan, pakaian, dan kebutuhan medis. Paket yang disiapkan difokuskan pada kebutuhan dasar yang mendesak.

  • Obat-obatan
  • Pakaian dan celana layak pakai
  • Selimut
  • Makanan instan

Menurut Pungky, bantuan tersebut diharapkan segera tiba untuk meringankan beban korban. Ia juga menyampaikan doa agar masyarakat di NTT cepat pulih.

"Semoga bisa meringankan beban mereka, dan kami juga mendoakan kesehatan masyarakat di sana agar cepat pulih kembali,"

Seruan solidaritas

Sekretaris Jenderal P2MP Firman Firdhousi Soetanto menegaskan dampak gempa yang menewaskan 53 orang dan melukai ratusan lainnya membutuhkan perhatian nasional. Firman menyebut musibah ini sebagai duka bersama yang memerlukan dukungan berbagai pihak.

"Karena ini adalah duka kita bersama sebagai sesama anak bangsa, apa yang dirasakan masyarakat NTT juga kita rasakan di sini,"

P2MP mengajak organisasi lain dan masyarakat untuk bersama-sama memberikan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan. Upaya koordinasi antara tim pusat dan pengurus daerah menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran.

Pengiriman personel dan logistik oleh P2MP dipandang sebagai langkah cepat awal. Ke depan, upaya pemulihan dan distribusi bantuan akan terus dipantau sesuai perkembangan kebutuhan warga terdampak.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait