Menteri UMKM Nobar Bareng Ojol, Tegaskan Peran Ekonomi Digital
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengundang ribuan pengemudi ojol untuk nonton bareng final Piala Dunia 2026 di kantor Kementerian UMKM, Jakarta, Senin dini hari, 20 Juli 2026. Acara bertajuk “Gembira Bersama Ojol Indonesia” digelar sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka pada ekonomi digital dan usaha mikro.
Apresiasi pemerintah kepada pengemudi ojol
Kegiatan ini dimaksudkan menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada pelaku ekonomi bawah, terutama mitra pengemudi yang menjaga kelancaran roda perekonomian. Selain menonton bareng, acara menghadirkan layanan dan fasilitas untuk pengemudi serta keluarga mereka.
"Siapa pun yang menang, yang terpenting hari ini kita bisa berkumpul bersama. Ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah kepada teman-teman ojol."
— Maman Abdurrahman, Menteri UMKM, menyampaikan hal tersebut di kantor Kementerian UMKM, Jakarta.
Dampak ekonomi Piala Dunia 2026
Maman menilai gelaran Piala Dunia 2026 memberi efek berganda bagi perekonomian domestik. Mengacu pada kajian, perputaran ekonomi selama turnamen diperkirakan mencapai Rp5,03 triliun. Aktivitas yang meningkat antara lain warung kopi, kafe, pedagang kaki lima, hingga UMKM penyelenggara nonton bareng.
Peran ojol dalam penciptaan lapangan kerja
Kementerian juga menekankan kontribusi ekosistem transportasi daring terhadap penyerapan tenaga kerja. Berdasarkan data INDEF, sektor ini menopang sekitar 5,53 juta lapangan kerja. Rinciannya terdiri atas:
- 2,91 juta pengemudi.
- 2,62 juta pekerja di UMKM, logistik, perdagangan, dan jasa pendukung.
Program pemberdayaan untuk kemitraan berkelanjutan
Untuk memperkuat posisi pengemudi sebagai pelaku usaha, Kementerian UMKM terus memperluas akses pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan usaha. Tujuannya membentuk ekosistem kemitraan yang sehat, adil, transparan, dan berkelanjutan antara platform digital dan mitra pengemudi.
Rangkaian acara dan manfaat bagi UMKM
Acara nobar menampilkan belasan gerai UMKM yang menyediakan makanan dan minuman gratis. Selain memberi layanan kepada peserta, gerai itu berfungsi sebagai ruang promosi produk mikro.
Dengan kombinasi kegiatan sosial dan program pemberdayaan, pemerintah berharap momentum acara ini memperkuat hubungan antara platform digital, pengemudi, dan pelaku UMKM. Langkah ini diharapkan meningkatkan daya saing usaha mikro dan mendukung pemulihan ekonomi lokal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BGN Sisir Ulang Data 62,7 Juta Penerima MBG
BGN menyisir ulang 62,7 juta penerima MBG dan memverifikasi 27.469 SPPG untuk pastikan program tepat sasaran...
Airlangga: Realisasi Investasi H1 2026 Capai Rp1.001 Triliun
Menko Airlangga menyatakan realisasi investasi H1 2026 mencapai Rp1.001 triliun, setara 49% dari target tahu...
Presiden: Indonesia di Jalur Tepat Hapus Kemiskinan dan Kelaparan
Presiden Prabowo menyatakan pemerintah di jalur tepat untuk menghapus kemiskinan dan kelaparan, didukung cap...
BGN Susun Skema Insentif SPPG yang Lebih Adil dan Efisien
BGN menyusun skema insentif SPPG baru agar lebih adil dan efisien; evaluasi selesai dalam satu bulan dengan...
Menkum: Tarif Naturalisasi Jadi Rp75 juta, Pelepasan WNI Rp5 juta
Menkum Supratman menyatakan tarif naturalisasi naik dari Rp50 juta ke Rp75 juta dan biaya pelepasan WNI menj...
Pemerintah Apresiasi TVRI atas Penayangan Piala Dunia
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memuji TVRI atas penayangan Piala Dunia yang memberi hiburan berkual...