Nasional

Nanik S Deyang Diangkat Jadi Kepala BGN

Bagikan:
Nanik S Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional

Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada 2 Juni 2026. Pengumuman dilakukan di Istana Kepresidenan, Jakarta, setelah pemberhentian Dadan Hindayana. Penunjukan ini diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

"Untuk selanjutnya, Bapak Presiden memutuskan mengangkat Saudari Nanik S Deyang akan menjabat sebagai Kepala BGN,"

Penunjukan tersebut menempatkan Nanik pada posisi sentral untuk mengawal program gizi nasional dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN sejak September 2025.

Karier awal dan kiprah di dunia media

Nanik lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Karier profesionalnya dimulai sebagai wartawan di Tabloid Bangkit. Selanjutnya ia meniti karier ke posisi manajerial di berbagai media nasional.

Beberapa posisi yang pernah dipegangnya antara lain:

  • Pemimpin majalah Femme
  • Direktur utama tabloid Info Kecantikan
  • Komisaris di media seperti Info Kuliner, Peluang Usaha, dan The Politic

Kiprah politik dan posisi publik

Nanik mulai dikenal publik lebih luas setelah bergabung dengan tim pemenangan Prabowo. Pada Pilpres 2019 ia menjabat Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN).

Setelah era Pemilu 2024, Nanik masuk ke jajaran pemerintahan. Ia dilantik sebagai Wakil Kepala BP Taskin periode 2024-2029. Pada Juni 2025, ia juga ditunjuk sebagai komisaris independen di Pertamina.

Beberapa bulan kemudian, pada September 2025, Nanik diangkat menjadi Wakil Kepala BGN dan menangani bidang komunikasi publik serta investigasi.

Isu dan pengalaman publik

Pengalaman panjang di jurnalistik membentuk pemahaman Nanik terhadap isu sosial, ekonomi, dan politik. Ia juga aktif dalam program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan sosial.

Di sisi lain, namanya sempat muncul dalam penyelidikan kasus Ratna Sarumpaet pada 2018, yang menjadi salah satu catatan publik terkait jejaknya.

Tantangan di kepala BGN

Sekarang Nanik menghadapi tugas memimpin kebijakan gizi nasional. Fokus utamanya adalah mengawal program gizi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui intervensi nutrisi yang terintegrasi.

Kinerja dan kebijakan yang akan ia susun di BGN akan dipantau oleh pemerhati kesehatan dan masyarakat, mengingat peran strategis badan ini dalam pembangunan kesehatan nasional.

Dengan latar belakang media dan pengalaman di berbagai jabatan publik, Nanik memasuki periode baru kepemimpinan di BGN yang diharapkan mampu menyelaraskan komunikasi publik dan program teknis gizi.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait