Lokal

Musda Golkar Madina: 5 Harapan dan Kandidat Unggulan

Bagikan:
Rapat pengurus Golkar Madina membahas persiapan Musda dan konsolidasi kader

Panyabungan, 14/10/2026 — Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golongan Karya Kabupaten Mandailing Natal (Golkar Madina) harus menjadi momentum penguatan konsolidasi internal, solidaritas, dan persiapan politik menghadapi Pemilu 2029. Pernyataan itu disampaikan H. Syariful Sarling Lubis, tokoh senior Golkar Madina, menanggapi akselerasi politik DPD Golkar Sumatera Utara setelah terbitnya SK kepengurusan periode 2025-2030 pada 14 September 2026.

Respons terhadap akselerasi Golkar Sumut

Ompung Sarling, mantan anggota DPRD Madina dua periode, menilai komposisi kepengurusan Golkar Sumut saat ini memberi sinyal positif. Ia optimistis di bawah kepemimpinan Ketua Andar Amin Harahap, Partai Golkar Sumut akan "semakin berkibar" dan memiliki peluang menang pada Pemilu 2029.

Menurutnya, dorongan DPD Sumut yang mendorong pelaksanaan Musda di 33 kabupaten/kota merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi dan konsolidasi kader.

Kepatuhan AD/ART dan mekanisme Musda

Syariful Sarling menegaskan pelaksanaan Musda harus mengikuti aturan organisasi. AD/ART dan petunjuk pelaksanaan (JUKLAK) wajib menjadi rujukan agar proses berjalan kredibel dan transparan.

"Pelaksanaan harus taat AD/ART,"

Ia mengatakan Rapat Pleno Partai Golkar Kabupaten Madina telah digelar pada 7 Oktober 2026, namun jadwal dan teknis Musda hingga kini belum diumumkan secara resmi.

Kriteria dan calon Ketua Golkar Madina

Syariful Sarling membagi calon ketua menjadi dua kategori: tanpa diskresi dan dengan diskresi DPP. Nama-nama yang disebut masuk daftar pengamat kader Golkar lokal.

Kategori I — Syarat tanpa diskresi:

  • Zubaidah Nasution, S.Sos — Anggota DPRD Madina 2 periode
  • Sobir Lubis, SH — Ketua Fraksi Golkar, Anggota DPRD 2019-2024
  • Erwin Efendi Nasution, SH — Ketua AMPG Madina, Anggota DPRD 3 periode
  • Arsidin Batubara, SE, M.Si — Anggota DPRD 3 periode, Sekretaris Golkar Madina saat ini

Kategori II — Calon dengan diskresi DPP:

  • Jeni Saputra — Anggota DPRD Madina saat ini
  • Indah Annisa — Anggota DPRD Madina saat ini
  • Salman — Anggota DPRD Madina saat ini, Wakil Ketua DPRD
  • H. Saipullah Nasution, SH, MM — Pengurus Golkar Sumut 2022-2025 dan Bupati Madina saat ini

Lima harapan untuk Musda Madina

  1. Jaga soliditas: Musda harus merapatkan barisan, bukan sumber konflik.
  2. Rotasi dan akomodasi kader: Buka ruang bagi regenerasi sehat antara kader lama dan muda.
  3. Tolak kader karbitan: Hindari masuknya kader transaksional tanpa proses kaderisasi berjenjang.
  4. Patuh AD/ART: Pendaftaran calon harus transparan tanpa oligarki internal.
  5. Pemimpin kerja nyata: Pilih figur responsif, amanah, dan mampu menjalankan program yang dekat dengan masyarakat.

Langkah-langkah tersebut dipandang strategis untuk mengembalikan kejayaan partai di tingkat lokal dan memperbesar peluang kemenangan agenda politik 2029. Musda diharapkan menjadi titik awal konsolidasi yang jelas, terukur, dan berorientasi kerja.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait