Padi MSP 65 Panen 12,54 Ton/ha di Jombang, Potensi Ketahanan Pangan
Jombang, 17 September 2026 — Varietas padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang diuji pada lahan demplot di Dusun Kedungpring, Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang membukukan hasil di luar perkiraan. Panen raya menghasilkan 12,54 ton per hektare, jauh melampaui perkiraan awal 4–5 ton/ha.
Hasil uji coba dan makna produktivitas
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sadarestuwati, menyatakan hasil demplot itu membuktikan bahwa padi berumur genjah tidak selalu produktivitasnya rendah. Acara panen raya digelar Kamis (17/9/2026) dan dihadiri tokoh partai, termasuk Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo.
“Hari ini kita bisa membuktikan bahwa padi genjah itu tidak selamanya produktivitasnya rendah. Hal ini kita buktikan ternyata MSP 65 atau GP 65 Bogor ini bisa menghasilkan 12,54 ton,”
Sadarestuwati memperkirakan angka riil produksi varietas ini akan mendekati 10 ton per hektare pada kondisi budidaya yang lebih luas. Ia menilai varietas ini layak dikembangkan sebagai alternatif untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
Umur panen singkat sebagai keunggulan
Salah satu karakter utama MSP 65 adalah umur panen yang relatif singkat, yaitu sekitar 65–67 hari setelah tanam. Pada demplot Jombang panen sebenarnya bisa dilakukan pada hari ke-65, namun dimundurkan untuk menyesuaikan agenda panen bersama.
“Dengan umur hanya 65–80 hari. Ini sebenarnya kemarin 65 hari sudah bisa dipanen, sudah waktunya dipanen, akan tetapi karena harus menunggu untuk panen raya ini kami mundurkan agar bisa kita panen bersama-sama,”
Umur genjah ini dianggap strategis karena memungkinkan lebih cepat bergilir tanam dan mengurangi risiko kerugian saat cuaca buruk.
Teknik budidaya dan efisiensi air
Dalam uji coba, MSP 65 juga diuji dengan sistem pengairan menggunakan pipanisasi yang lebih hemat. Metode ini dinilai penting saat menanam pada musim kemarau karena mengurangi kebutuhan air.
“Ini cocok untuk ketika menanam pada musim kemarau. Bukan berarti pada musim penghujan enggak bagus, lebih bagus lagi. Akan tetapi di kemarau dia tahan dan alhamdulillah hasilnya sangat bagus,”
Proses budidaya meliputi pembalikan tanah, penyemprotan biodekomposer, pengomposan, dan pengolahan tanah dengan rotary. Langkah-langkah tersebut membantu menekan gulma dan mendukung pertumbuhan tanaman.
Pengembangan benih dan langkah berikutnya
Meskipun hasil demplot menggembirakan, benih MSP 65 saat ini masih berada pada tahap dasar (benih BD). Pengembangan akan dilakukan bertahap menuju benih pokok lalu benih sebar sebelum didistribusikan luas ke petani.
“Nanti bila para petani menginginkan untuk mencoba, nanti kita ada kerja sama dengan para petani. Karena benih ini masih benih BD yang harus kami kembangkan untuk menjadi benih pokok, kemudian benih sebar,”
Sadarestuwati berharap hasil di Jombang menjadi pijakan untuk pembuktian lebih luas bahwa umur panen singkat tidak harus mengorbankan produktivitas.
Catatan: Varietas ini diusulkan menggunakan nama GP 65 Bogor, singkatan dari Gancang Panen, yang mencerminkan keunggulan umur panen singkat.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Ansari Ingatkan Wisudawan STEI Pamekasan: Buktikan Manfaat Ilmu
Ansari minta wisudawan STEI Masyarakat Madani Pamekasan membuktikan manfaat ilmu mereka; 44 lulusan diwisuda...
Blitar Perkuat Nasionalisme dan Keterampilan Generasi Muda Lewat Soekarno Way
Pemkab Blitar dorong nasionalisme dan keterampilan generasi muda lewat talkshow Soekarno Way untuk siapkan p...
Hasto Ajak Mahasiswa Teladani Soekarno Way di Blitar
Hasto Kristiyanto mengajak mahasiswa meneladani Soekarno Way sebagai pedoman kepemimpinan berideologi dan be...
Soekarno Run Blitar 2026 Dorong Peran Anak Muda di Politik
Deni Wicaksono: partai harus beri ruang bagi generasi muda lewat kegiatan seperti Soekarno Run dan Soekarno...
Soekarno Run Blitar: Partai Diminta Buka Ruang untuk Anak Muda
Deni Wicaksono minta partai buka ruang bagi pemuda lewat Soekarno Run dan kegiatan olahraga di Blitar untuk...
PDI Perjuangan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Tempursari
PDI Perjuangan Lumajang menyalurkan bantuan untuk korban bencana di Tempursari pada 7 November 2026 sebagai...