Menko Polkam: Perwira SeskoAD Diminta Jadi Pemimpin Adil dan Antisipatif
Menko Polkam Djamari Chaniago mengajak Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LXVIII SeskoAD untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin berintegritas, adil, dan antisipatif. Pembekalan itu berlangsung di SeskoAD, Bandung, Kamis, 20 Agustus 2026. Djamari menekankan pentingnya membaca perubahan lingkungan strategis lebih awal agar ancaman tidak berkembang menjadi krisis.
Pesan kepemimpinan dan kesiapsiagaan
Djamari memberi pesan agar calon pemimpin berpindah dari sikap reaktif ke antisipatif. Ia meminta para perwira menyiapkan alternatif tindakan sebelum ancaman meluas. Dengan demikian, keputusan yang diambil lebih cepat dan tepat sasaran.
Pemimpin masa depan harus bergerak dari reaktif menjadi antisipatif dan mampu membaca indikator awal. Mereka harus menyiapkan beberapa alternatif tindakan sebelum ancaman berkembang menjadi krisis.
Integritas, disiplin, dan pendidikan
Menurut Djamari, kemampuan beradaptasi tidak boleh mengorbankan ketegasan dan prinsip. Perwira wajib menjaga disiplin, kesatuan komando, tujuan strategis, dan kepentingan nasional. Ia juga menekankan bahwa jabatan tidak boleh diperoleh lewat praktik koruptif seperti jual beli jabatan.
Saudara adalah calon pemimpin TNI sekaligus bagian dari kepemimpinan nasional masa depan. Integritas, moralitas, kapabilitas, dan kejujuran harus menjadi fondasi kepemimpinan Saudara.
Djamari menyebut pendidikan sebagai investasi penting dalam pembangunan postur TNI. Tenaga pendidik perlu memiliki kompetensi dan pengalaman untuk membentuk generasi pemimpin masa depan.
Gurindam Dua Belas sebagai rujukan moral
Pembekalan diperkuat dengan pembacaan bait dari Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji. Gurindam itu digunakan sebagai rujukan nilai kepemimpinan, keadilan, dan pengabdian kepada rakyat.
- Kepemimpinan yang adil
- Musyawarah dan penghormatan terhadap ilmu
- Pengabdian kepada masyarakat
Hukum adil atas rakyat, tanda raja beroleh inayat.
Ancaman digital dan literasi informasi
Djamari mengingatkan perubahan karakter ancaman yang kini merambah ruang digital. Ia menggambarkan medan tugas modern telah bergeser ke ranah maya, sehingga literasi digital dan keamanan siber menjadi kompetensi wajib.
Para perwira diimbau meningkatkan kemampuan memverifikasi informasi, mengenali hoaks, dan memahami mekanisme serangan informasi agar ketahanan informasi nasional tetap terjaga.
Respon pimpinan SeskoAD dan penutup
Komandan SeskoAD, Mayjen TNI Agustinus Purboyo, mengapresiasi pembekalan tersebut. Ia menilai pengalaman Djamari dalam tugas lintas tingkat dan konsistensi integritasnya menjadi teladan penting bagi Pasis.
Beliau memiliki pengalaman pada berbagai tingkatan dan integritas tinggi, yakni keselarasan antara kata dan perbuatan. Keteladanan tersebut sangat dibutuhkan para Perwira Siswa sebagai bekal kepemimpinan.
Sejumlah pejabat Kemenko Polkam turut mendampingi Menko Polkam, termasuk unsur deputi, staf khusus, koordinator staf pribadi, serta Biro Humas dan Data Informasi. Pesan ini diharapkan memperkuat pondasi kepemimpinan TNI sekaligus menyiapkan perwira menghadapi tantangan strategis modern.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
30 Link Twibbon HUT ke-81 TNI 2026 dan Cara Pasang
Kumpulan 30 link Twibbon HUT ke-81 TNI 2026 dan panduan singkat memasangnya untuk disebar di media sosial.
HUT ke-81 TNI 2026: Tema dan Unduh Logo Resmi
TNI merilis tema HUT ke-81 dan menyediakan logo serta materi publikasi resmi yang bisa diunduh untuk poster,...
Menkomdigi: 4,1 Juta Konten Judi Online Ditangani
Menkomdigi Meutya Hafid ungkap 4,1 juta konten judi online ditangani, mayoritas situs/IP berasal dari luar n...
Sejarah TNI: Dari TKR ke Tentara Nasional Indonesia
5 Oktober diperingati sebagai Hari TNI karena pembentukan TKR pada 1945 yang kemudian berkembang menjadi Ten...
Menkomdigi Tekankan Penerapan PP Tunas saat Audiensi dengan LEGO
Menkomdigi Meutya Hafid dorong penerapan PP Tunas dan persetujuan orang tua saat audiensi dengan LEGO untuk...
Kapolri: Berbeda Seragam, Satu Hati Menjaga Negeri — HUT TNI ke-81
Kapolri Suyudi tegaskan TNI dan Polri tetap "satu hati" menjaga Indonesia menjelang HUT TNI ke-81, 5 Oktober...