Mendag Dorong Mahasiswa Rintis Usaha dan Jadi Eksportir Muda
Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong mahasiswa merintis usaha dan menjajaki peluang menjadi eksportir sejak masih kuliah. Pernyataan itu disampaikan saat kuliah umum di Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo, Kamis, 20 Agustus 2026. Ia memperkenalkan Program Campuspreneur dan menawarkan akses pelatihan, buyer internasional, serta kesempatan magang di perwakilan perdagangan luar negeri.
Program Campuspreneur: syarat dan tujuan
Melalui Campuspreneur, Kemendag ingin perguruan tinggi menjadi inkubator usaha dan sumber calon eksportir. Syarat bergabung sederhana: kampus memiliki binaan UMKM dengan produk berkualitas. Program memberi pelatihan produksi, packaging, dan pemahaman pasar ekspor.
"Kami ingin adik-adik setelah lulus tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi menciptakan lapangan pekerjaan. Bahkan, kami ingin adik-adik belajar menjadi eksportir ketika masih kuliah, sehingga ketika lulus nanti menjadi eksportir yang siap,"
Magang di perwakilan perdagangan dan akses buyer
Kemendag membuka jalur magang bagi mahasiswa di kantor perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri. Magang dimaksudkan agar mahasiswa belajar mencari buyer, memahami komunikasi bisnis internasional, dan membangun jejaring pembeli.
Program UMKM BISA Ekspor dan capaian 2026
Kemendag juga memperkuat UMKM BISA Ekspor yang memfasilitasi business matching antara pelaku usaha Indonesia dan calon buyer luar negeri. Kegiatan ini banyak dilakukan lewat konferensi virtual, membuka pintu bagi UMKM menembus pasar global.
| Periode | Pesanan & Potensi Transaksi (USD) |
|---|---|
| Januari–Juli 2026 | 333,68 juta |
Ajakan ikut Trade Expo Indonesia
Budi mengajak mahasiswa dan UMKM Univet Bantara memanfaatkan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 sebagai ajang belajar dan promosi. Pameran dijadwalkan berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten.
"Kami ajak wirausaha dan UMKM dari kampus untuk mengikuti pameran di Trade Expo Indonesia. Kami harap, semakin banyak mahasiswa yang memanfaatkannya untuk belajar menjadi eksportir,"
Respons kampus dan peserta
Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Farida Nugrahani, menyambut baik kunjungan Menteri Perdagangan. Menurutnya, pertemuan itu memperkuat hubungan antara akademik, pemerintah, dan dunia usaha, serta membuka peluang kolaborasi nyata.
"Kami berharap perguruan tinggi juga melahirkan pencipta lapangan kerja, inovator, wirausaha, dan eksportir muda. Kami berharap, momentum ini menjadi awal kolaborasi yang lebih konkret dengan Univet Bantara,"
Salah satu peserta kuliah umum, Dea, mengatakan ia mendapat wawasan praktis soal pengemasan dan persiapan produk untuk ekspor. Dea saat ini menjalankan usaha kue kering seperti nastar, kue singkong, dan cornflakes coklat.
Peluang yang ditawarkan Kemendag memberi jalan konkret bagi mahasiswa dan UMKM untuk memasuki pasar ekspor, sekaligus mendorong mereka menjadi pencipta lapangan kerja di masa depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Menko Polkam Dudung Prioritaskan Penanganan Karhutla
Dudung Abdurachman resmi Menko Polkam dan menetapkan penanganan karhutla sebagai prioritas, disertai koordin...
DPR Buka Opsi Parliamentary Threshold 0–20 Persen
Komisi II DPR membuka opsi PT 0–20% dalam RUU Pemilu; semua angka akan diuji melalui argumentasi konstitusio...
Polisi Imbau Hindari Kawasan GBK Jelang Final Indonesia vs Thailand
Polisi imbau warga hindari kawasan GBK pada 5 Oktober 2026 menjelang final Indonesia vs Thailand; antisipasi...
KemenImipas Jatuhkan Sanksi ke 17 Pegawai Lapas Cibinong
KemenImipas menjatuhkan sanksi pada 17 pegawai Lapas Cibinong setelah investigasi terkait penyalahgunaan wew...
Ombudsman Soroti Praktik Transaksional di Lapas Cibinong
Ombudsman RI menemukan dugaan praktik transaksional antarwarga binaan di Lapas Kelas IIA Cibinong yang berpo...
Puan: Modernisasi TNI Harus Diikuti Kesiapan Prajurit
Puan Maharani minta modernisasi TNI diiringi kesiapan prajurit, pemeliharaan alutsista, dan perhatian pada k...