EMGS Gelar Mega Ayo Kuliah Malaysia di Jakarta, 11–12 Juli 2026
Education Malaysia Global Services (EMGS) menggelar Mega Ayo Kuliah Malaysia pada 11–12 Juli 2026 di Hotel Kempinski Jakarta. Acara ini ditujukan bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi ke Malaysia, menghadirkan puluhan universitas dan informasi tentang program S1 hingga S3 serta beasiswa.
Detail acara dan target peserta
Kegiatan dijadwalkan berlangsung dua hari penuh dan diperkirakan diikuti oleh 20–26 universitas dari Malaysia. EMGS menargetkan kehadiran sekitar 1.000–2.000 calon mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia.
Selain presentasi institusi, pengunjung dapat berkonsultasi langsung mengenai persyaratan pendaftaran, biaya studi, dan peluang beasiswa.
Program dan layanan informasi
Acara ini mengumpulkan berbagai perguruan tinggi dalam satu lokasi untuk memudahkan interaksi. Peserta akan mendapat akses informasi langsung tentang kurikulum, jalur studi lanjutan, dan prosedur masuk.
- Informasi program studi S1, S2, dan S3
- Konsultasi persyaratan pendaftaran dan biaya
- Informasi beasiswa dan peluang pendanaan
- Kesempatan berbicara langsung dengan perwakilan universitas
Kampus yang ikut serta dan kerja sama
Salah satu peserta yang disebutkan adalah Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan Universiti Sains Malaysia (USM), yang turut memperkenalkan program unggulan dan peluang kolaborasi dengan institusi Indonesia.
Partisipasi kampus-kampus besar ini memberi gambaran lengkap bagi calon mahasiswa soal kualitas akademik dan jalur riset di Malaysia.
Kutipan penyelenggara
“Pada 11 dan 12 Juli, kita akan ada satu program besar namanya Mega Ayu Kuliah. Di mana kita mungkin mengumpulkan lebih daripada 20, 25 atau 26 universitas yang datang daripada Malaysia,”
Keterangan itu disampaikan oleh CMO EMGS, Shahrill Sabarudin, saat menjelaskan tujuan acara dalam wawancara pada akhir Juni 2026.
Tujuan jangka panjang
EMGS menyelenggarakan program serupa secara berkala untuk menjangkau calon mahasiswa internasional. Indonesia disebut sebagai salah satu pasar pendidikan penting bagi Malaysia.
Dengan acara ini, EMGS berharap minat studi ke Malaysia meningkat dan pelajar Indonesia memperoleh informasi yang lebih lengkap untuk mengambil keputusan pendidikan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Penilaian 'Excess Capacity' Harus Berdasarkan Bukti
Mendag Budi Santoso minta penilaian 'excess capacity' dibuat berbasis bukti sektoral, dibahas dalam G20 TMM...
Pakar: Gugatan Syarat Pendidikan Wapres Seharusnya Ditolak MK
Pakar hukum menilai gugatan soal syarat pendidikan Wapres Gibran seharusnya tak dapat diterima MK karena sub...
Olivia Zalianty Harap Lagu Pancasila Perkuat Nilai Kebangsaan
Olivia Zalianty merilis lagu "Pancasila" untuk membantu masyarakat meresapi nilai negara melalui musik yang...
Kekeringan Meteorologis vs Hidrologis: Apa Bedanya?
BMKG jelaskan perbedaan kekeringan meteorologis dan hidrologis; 25 wilayah Jatim minta bantuan air hingga aw...
Kemenperin Siapkan SDM Kelola Pusat Logistik Industri Bambu
Kemenperin menyiapkan SDM lewat AKB 2026 untuk mengelola Pusat Logistik Industri Bambu, memperkuat rantai pa...
HUT ke-81 TNI: Pengendara Diminta Hindari Kawasan Cilangkap
Pengendara diimbau menghindari kawasan Mabes TNI Cilangkap pada Senin 5 Okt 2026 mulai pukul 06.00 WIB karen...