Lokal

Medan Rafting Championship 2026: FAJI Awali dengan Bersih Sungai

Bagikan:
Aksi bersih Sungai Deli dan penanaman pohon oleh FAJI Medan di Taman Maharani Aloha

Medan — Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Medan membuka rangkaian Medan Rafting Championship (MRC) 2026 Series 1 dengan aksi bersih Sungai Deli, penanaman pohon, dan pelatihan water rescue di kawasan Taman Maharani Aloha, Minggu (30/8). Kegiatan ini bertujuan menggalakkan kepedulian lingkungan sekaligus memperkenalkan potensi Sungai Deli sebagai kawasan olahraga dan sport tourism.

Aksi bersih sungai dan pelatihan water rescue

FAJI Medan memimpin pembersihan aliran Sungai Deli yang diikuti relawan, atlet, dan warga sekitar bantaran. Selain pengangkutan sampah, peserta melakukan penanaman pohon untuk memperkuat bantaran sungai dan mengurangi erosi.

Paralel dengan kerja lapangan, FAJI menyelenggarakan pelatihan water rescue bagi warga setempat. Pelatihan ini menekankan teknik evakuasi, keselamatan saat arus deras, dan respons awal ketika terjadi kecelakaan air.

Motivasi dan komitmen FAJI Medan

Ketua Umum FAJI Kota Medan, Muhammad Fadli, mengatakan kegiatan dipadukan dengan kejuaraan untuk menanamkan nilai lingkungan pada olahraga. Menurutnya, arung jeram harus selaras dengan kelestarian sungai agar kegiatan olahraga berkelanjutan.

“Medan Rafting Championship 2026 bukan sekadar tentang siapa yang tercepat menaklukkan arus Sungai Deli, melainkan sebuah gerakan bersama untuk mengembalikan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian sungai di Kota Medan.”

Fadli menegaskan bahwa kondisi sungai yang bersih dan aman merupakan prasyarat pengembangan arung jeram menjadi destinasi wisata olahraga. FAJI berkomitmen memasukkan program pelestarian lingkungan sebagai agenda rutin organisasi.

Kolaborasi dengan pemerintah dan komunitas

Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga. Pemko terbuka berdiskusi terkait pengembangan lokasi pelatihan di Taman Cadika dan penyediaan sarana pendukung pembinaan atlet.

Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal, menyambut baik format MRC yang menggabungkan kompetisi dan aksi lingkungan. Ia menilai kombinasi tersebut penting untuk membangun budaya keselamatan dan kepedulian publik.

“Ini menjadi kegiatan yang sangat positif karena olahraga arung jeram tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga mengajarkan kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat.”

Hasil MRC Series 1

MRC Series 1 mempertandingkan kategori Sprint dan Head to Head. Berikut peraih podium pada masing-masing kategori:

  • Kategori Putra: 1. Conqueres 2. JSI Johor 3. River Kids
  • Kategori Putri: 1. JSI Johor 2. Wanaarka Unusu 3. Kompas USU

Jadwal rangkaian MRC 2026–2027

FAJI menargetkan MRC menjadi agenda berkelanjutan. Rangkaian kompetisi selanjutnya telah dijadwalkan sebagai berikut:

  • Series 2: 20–21 November 2026 — Belawan River, Medan Sunggal
  • Series 3: 19–20 Februari 2027 — Denai River, Medan Denai
  • Series 4 (Penutupan): 18–19 Juni 2027 — Cadika Park, Medan Johor

Dengan menggabungkan kompetisi, edukasi keselamatan, dan aksi lingkungan, FAJI Medan berharap MRC mampu mendorong pertumbuhan sport tourism dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat melalui penguatan UMKM lokal. Program berkelanjutan ini juga diharapkan memperbaiki kualitas Sungai Deli sebagai ruang olahraga publik.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait