Lokal

Konflik Ibu-Anak di Siantar Picu Pengancaman soal Sepeda Motor

Bagikan:
Polisi merespons laporan perselisihan keluarga di Siantar

Siantar, Perselisihan antara ibu dan anak berujung pengancaman setelah permintaan anak untuk dibelikan sepeda motor tidak dipenuhi. Kejadian berlangsung Jumat malam, 28 Agustus, di Jalan Sumber Jaya II, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Sitalasari.

Kronologi singkat kejadian

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Kasi Humas Polres Pematangsiantar, Iptu Agustina Triyadewi, operator Call Center 110 menerima laporan dari warga atas perselisihan antara ibu berinisial ZS dan anaknya berinisial TRT.

Polsek Siantar Martoba langsung merespons dan mengecek lokasi. Petugas menemukan adanya pertengkaran yang dipicu oleh tidak terpenuhinya permintaan anak untuk dibelikan sepeda motor.

Tindakan polisi di lokasi

Setibanya di TKP, personel piket Polsek Siantar Martoba mendapati situasi sudah sempat memanas. Namun, anak yang dilaporkan sebagai pelaku pengancaman sudah tidak berada di tempat karena telah meninggalkan rumah.

Petugas lalu meneruskan penanganan kasus kepada Bhabinkamtibmas setempat untuk tindak lanjut dan pemantauan lebih jauh terhadap situasi keluarga tersebut.

Dampak dan tindak lanjut

Peristiwa ini menyoroti konflik internal keluarga terkait tuntutan material yang berpotensi menyebabkan tindakan ancaman. Polisi menempatkan penanganan awal pada pencegahan dan mediasi lewat aparat kewilayahan.

Langkah penanganan yang diambil aparat mencakup pencatatan laporan, pemeriksaan awal di lokasi, dan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas untuk memastikan keamanan serta meredam potensi eskalasi.

Kesimpulan

Kasus ini belum berlanjut ke proses penyidikan lebih jauh karena pelaku belum berada di tangan petugas. Polres Pematangsiantar melalui Polsek Siantar Martoba tetap memantau perkembangan dan mendorong penyelesaian melalui pendekatan kepolisian berbasis masyarakat.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait