Lokal

Wagub Aceh Hadiri Maulid Nabi di Pidie Bersama Ratusan Yatim

Bagikan:
Wakil Gubernur Aceh bersama anak yatim di Masjid Baitul Istiqamah Pidie

Pidie — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah SE (Dek Fadh), menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama ratusan anak yatim, santri, dan warga Kemukiman Teupin Raya di Masjid Baitul Istiqamah, Kecamatan Geulumpang Tiga, Kabupaten Pidie, Selasa (25/8).

Silaturahmi dan rangkaian acara

Acara di Masjid Baitul Istiqamah menjadi forum silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Selain Dek Fadh, hadir pula keluarga besar Dayah Darusa’adah dan Dayah Darussalamah, tokoh agama seperti Baba Panton Tgk. H. Baihaqi Yahya, serta tokoh masyarakat dan warga Kemukiman Teupin Raya.

Peringatan dilaksanakan dengan sederhana namun khidmat. Kegiatan meliputi pembacaan selawat, tausiyah, serta pemberian perhatian kepada anak-anak yatim yang hadir.

Pesan Wagub

Dalam sambutannya, Wagub menekankan pentingnya menjadikan Maulid sebagai momen untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, bukan sekadar seremonial. Ia mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian sosial, khususnya terhadap anak yatim.

“Semoga momentum Maulid ini semakin memperkuat kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, sekaligus meningkatkan kepedulian dan kasih sayang kita kepada sesama, khususnya anak-anak yatim,” ujar Dek Fadh.

Wagub juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Teupin Raya yang menjaga tradisi keagamaan dan semangat kebersamaan dalam kehidupan sosial.

Suasana dan partisipan

Peringatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Ratusan anak yatim dan santri berkumpul bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat ukhuwah Islamiah.

Hadirnya pimpinan daerah menambah semangat warga untuk terus memelihara tradisi keagamaan dan gotong royong dalam komunitas.

Konteks dan implikasi

Momentum Maulid di Pidie ini menjadi contoh pelibatan pejabat publik dalam kegiatan keagamaan yang berfokus pada kepedulian sosial. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus mendorong program-program bantuan dan pembinaan bagi anak yatim serta penguatan nilai-nilai sosial di tingkat kecamatan dan kampung.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait