LPPLU Medan Peringati Maulid Nabi di Perkampungan Ramah Lansia
Medan — Lembaga Pemberdayaan Perempuan Lanjut Usia (LPPLU) Kota Medan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Rabu (23/9) di Perkampungan Ramah Lansia Perempuan, Jalan Amal Gg Melati V, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal. Kegiatan bertujuan mengingatkan dan merealisasikan ajaran Rasul dalam kehidupan lansia.
Peserta dan tamu undangan
Acara dihadiri oleh Ketua LPPLU Kota Medan, Hj. Fahrizar Harahap, perwakilan Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LII), serta perwakilan LPPLU Sumut yang diwakili Hafni Tambunan. Hadir pula pengurus Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Utara, perwakilan Dinas P3APMP2KB Kota Medan yang diwakili Sri Wahyuni, serta perwakilan PKK Kelurahan Sunggal dan undangan lainnya.
Makna Maulid menurut penyelenggara
Dalam sambutannya, Ketua LPPLU Kota Medan menekankan bahwa peringatan Maulid bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mengamalkan nilai-nilai Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
"Tetapi bagaimana kita dapat merealisasikan dalam kehidupan apa yang diajarkan oleh rasul,"
Fahrizar mengajak peserta menjadi pribadi yang berakhlak, berbudi pekerti, jujur, dan peduli terhadap sesama. Ia menegaskan pentingnya memahami siapa Rasul dan menghidupkan kembali ajaran beliau di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Apresiasi dari Dinas
Sri Wahyuni, mewakili Kepala Dinas P3APMP2KB Kota Medan, mengajak umat Islam, khususnya lansia, menerapkan ajaran Nabi dalam keseharian. Ia juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif LPPLU meski pengurus dan anggotanya sudah lanjut usia.
"Saya mengapresiasi LPPLU Kota Medan yang giat melaksanakan kegiatan. Meskipun pengurus dan anggotanya tidak muda lagi. Semoga kegiatan ini memberi manfaat bagi kita semua,"
Pokok pesan penceramah
Penceramah Al Ustad Dr. Iqbal Habibi Siregar MPdI menyampaikan beberapa manfaat peringatan Maulid yang rutin digelar umat Islam. Ia merangkum poin-poin utama kegiatan sebagai berikut:
- Menjadi sarana berkumpul dan mempererat silaturahmi antarumat muslim.
- Membaca Alquran secara bersama-sama, yang memberi pahala bagi pembaca dan pendengar.
- Mendengarkan kisah hidup Rasulullah sebagai teladan yang harus diteladani.
Dalam pesan tambahan, penceramah mengangkat kisah terkait nama-nama yang tercatat dalam Alquran, termasuk penyebutan sosok yang memusuhi Nabi seperti Abu Lahab, serta kisah yang berkaitan dengan kelahiran Nabi pada hari Senin.
"Semoga kita termasuk hamba yang menerima syafaat Nabi Muhammad SAW di akhirat kelak,"
Penutup
Kegiatan Maulid yang digelar LPPLU Kota Medan menjadi wadah spiritual dan sosial bagi lansia. Selain memperkuat ikatan antaranggota, acara ini diharapkan mendorong penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari para peserta, terutama dalam menghadapi usia yang semakin menua.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Banjir Bandang Tutup Akses Dusun di Samosir, 3 Rumah Rusak
Banjir bandang di Dusun I Sitobu, Simanindo (26/9) menutup akses dan merusak tiga rumah; warga dievakuasi, p...
Telkomsel Ajak Pelanggan IndiHome Nobar Gratis di Medan
Telkomsel menggelar nobar gratis untuk 200 pelanggan IndiHome di Medan pada 26 September, menyediakan tiket...
Realisasi TKD Aceh Capai 30,16% hingga 25 September 2026
Realisasi TKD Aceh 2026 mencapai 30,16% (Rp498,25 miliar) per 25 Sept; serapan mingguan naik Rp41,16 miliar...
Basemen Pasar Petisah Medan Terendam, Pedagang Keluhkan Bau
Basemen Pasar Petisah Medan tergenang mata kaki pada 27/9, diduga karena mesin penyedot air bermasalah; peda...
Polsek Siantar Selatan Tangani Video Bullying di SMPN 12 Pematangsiantar
Polsek Siantar Selatan menindaklanjuti video bullying di SMPN 12 Pematangsiantar; korban dirawat, pelaku sko...
Beras Bansos di Pulo Padang Dinilai Tepat Sasaran
Penyaluran 1.266 paket beras bansos di Pulo Padang berlangsung tertib dan sesuai data verifikasi, kata Lurah...