DPRD Trenggalek: Mahasiswa Diminta Berani Kritik Kebijakan
TRENGGALEK — Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, meminta mahasiswa tidak ragu menyampaikan kritik dan masukan terhadap kebijakan pemerintah daerah agar pelayanan publik lebih baik. Permintaan itu disampaikan saat pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Trenggalek masa khidmat 2026–2027 di Gedung NU, Senin (25/5/2026).
Pesan langsung kepada mahasiswa
Doding menegaskan kritik konstruktif mahasiswa penting dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan. Ia memandang mahasiswa sebagai agen perubahan sekaligus kontrol sosial yang memantau pelaksanaan program di lapangan.
"Kalau ada kebijakan pemerintah yang menurut masyarakat kurang pas, silakan disampaikan. Bisa dikaji ulang dan diperdalam. Itu hal biasa dalam demokrasi dan memang harus ada,"
Keterbukaan DPRD terhadap masukan
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek itu menyatakan DPRD terbuka menerima berbagai masukan dari kalangan mahasiswa. Ia berharap hasil kajian kritis mahasiswa menjadi bahan pertimbangan bagi DPRD dan pemerintah daerah.
"Kita di DPRD Kabupaten Trenggalek sangat terbuka untuk rekan-rekan mahasiswa. Apa pun masukan untuk pemerintahan yang lebih baik, kita selalu siap sedia dan terbuka,"
Demokrasi dan supremasi hukum
Doding juga menekankan bahwa pemerintah tidak anti-kritik dan perbedaan pandangan adalah bagian wajar dari demokrasi. Menurutnya, perbedaan itu harus tetap berada dalam koridor hukum dan menghormati aturan yang berlaku.
"Alam demokrasi itu suara bebas. Ada yang pendapatnya sama dengan pemerintah, ada juga yang berbeda. Yang paling penting semuanya tetap menghormati supremasi hukum di Indonesia,"
Peran kontrol sosial untuk efektivitas program
Lebih jauh, Doding mengingatkan bahwa tanpa kontrol sosial, program pemerintah berisiko berjalan tidak sinkron dengan kondisi lapangan. Ia meminta mahasiswa aktif memberi catatan agar program dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
"Pemerintah kalau tidak ada yang mengingatkan dan tidak ada kontrol, akhirnya berjalan sendiri. Kadang antara konsep dan kondisi di lapangan belum tentu sinkron,"
Doding berharap kepengurusan baru PC PMII Trenggalek mampu memperjuangkan aspirasi rakyat dan menghadirkan gagasan konstruktif untuk kemajuan daerah. Dengan kolaborasi yang baik antara legislatif, eksekutif, dan elemen masyarakat termasuk mahasiswa, kebijakan daerah diharapkan lebih responsif dan tepat sasaran.
Berita Terkait
Stadion Ketonggo Siap Gelar Putaran 64 Liga 4 Nasional
Stadion Ketonggo di Ngawi siap menjadi tuan rumah putaran 64 Liga 4 Nasional mulai 31 Mei 2026; Persinga Nga...
Pemkab Bangkalan Luncurkan Kanal Pengaduan Kesehatan Real-time
Pemkab Bangkalan meluncurkan kanal pengaduan kesehatan real-time lewat aplikasi dan WhatsApp hotline untuk m...
Festival Perempuan Pesisir di Slopeng Padati Pantai, Soroti Isu Kesejahteraan
Ratusan orang memadati Pantai Slopeng menyaksikan Festival Perempuan Pesisir KPPI, menampilkan tarian, musik...
Wiwin Sumrambah: Perkuat Ketahanan Masyarakat di Jombang
Wiwin Sumrambah minta intervensi pemerintah untuk perkuat kemandirian sosial dan ketahanan pangan setelah so...
Harlah ke-80 Muslimat NU Banyuwangi Meriah di Banyuwangi Park
Harlah ke-80 Muslimat NU Banyuwangi digelar 24 Mei 2026 di Banyuwangi Park, dihadiri Bupati Ipuk; menekankan...
Pelantikan PAC PDI Perjuangan Kota Probolinggo Tegaskan Target Perwakilan 5 Dapil
Pengurus PAC PDI Perjuangan Kota Probolinggo dilantik 24 Mei 2026; ketua DPC tekankan semangat kader dan tar...