Magetan Kirim 24 Atlet Catur ke Kejurprov Jatim di Pacitan
MAGETAN — Ketua Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Magetan, Rita Haryati, melepas keberangkatan 24 atlet catur untuk berlaga pada Kejurprov Catur Jawa Timur ke-57 di Kota Pacitan. Turnamen digelar pada 8–11 Juli 2026 dan diikuti lebih dari 550 atlet pelajar dari 38 kabupaten/kota.
Tujuan dan makna pengiriman kontingen
Rita mengatakan pengiriman delegasi merupakan bentuk tanggung jawab organisasi untuk mengawal pembinaan generasi muda secara berkelanjutan. Menurutnya, catur bukan sekadar permainan strategi; olahraga ini juga berperan sebagai laboratorium karakter bagi anak-anak.
"Jika pulang membawa piala, kami bersyukur. Namun jika belum meraih juara, setidaknya anak-anak pulang membawa pengalaman berharga dari sebuah perjuangan,"
Siasat tim dan talenta andalan
Kontingen Magetan kembali mengandalkan pecatur berbakat, Batutah Ababil, yang memiliki pengalaman di kompetisi regional dan nasional. Kehadiran Batutah diharapkan memicu semangat tim dan meningkatkan peluang meraih medali.
"Semoga Batutah Ababil dan atlet lainnya dapat mengukir prestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Magetan. Kami memohon doa restu dari segenap masyarakat,"
Pembiayaan: kolaborasi untuk menutup keterbatasan
Keberangkatan kontingen dipenuhi semangat gotong royong untuk menyiasati keterbatasan anggaran. Pembiayaan dilakukan melalui skema kolaborasi tripartit antara beberapa pihak.
- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Magetan
- Pengurus Percasi Kabupaten Magetan
- Wali atlet (partisipasi swadaya)
Tahun ini, KONI Magetan mengalokasikan dana pembinaan sekitar Rp20 juta untuk persiapan, latihan, dan akomodasi. Namun Rita menegaskan dana taktis KONI cenderung diprioritaskan untuk cabang olahraga yang berprestasi sehingga belum menutup seluruh kebutuhan operasional.
Untuk itu, manajemen Percasi memberlakukan kebijakan akomodasi berbasis prioritas: atlet yang lolos seleksi utama dibiayai penuh oleh anggaran KONI, sementara atlet potensial di luar kuota melakukan keberangkatan secara swadaya melalui wali murid.
Langkah personal dan harapan
Demi menjaga semangat bertanding tim, Rita Haryati bahkan ikut menutup defisit biaya operasional secara pribadi. Langkah itu mendapat apresiasi karena menjaga moral bertanding para pecatur muda tetap tinggi.
Dengan kombinasi talenta, dukungan komunitas, dan pengelolaan anggaran yang selektif, Percasi Magetan berharap atlet-atletnya tidak hanya pulang dengan prestasi, tetapi juga pengalaman dan karakter yang lebih matang.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
DPRD Malang Dorong Edukasi LGBT dan Percepat Raperda Penyakit Menular
Ketua DPRD Malang dorong edukasi komprehensif soal LGBT dan percepat pembahasan Raperda Penyakit Menular unt...
DPRD Malang Minta Edukasi LGBT Diperkuat, Percepat Raperda
Ketua DPRD Malang mendorong Pemkot perkuat edukasi soal LGBT dan percepat Raperda Penyakit Menular untuk pen...
Surabaya Selesaikan Raperda Sistem Pengelolaan Air Limbah
DPRD Surabaya menyelesaikan Raperda Sistem Pengelolaan Air Limbah terpusat pada 8 Juli 2026 untuk atasi banj...
DPRD Banyuwangi Gelar Public Hearing Raperda Dana Abadi Daerah
DPRD Banyuwangi menggelar public hearing Raperda Dana Abadi Daerah pada 7 Juli 2026 untuk menampung masukan...
Bersih Desa Selorejo: Pelestarian Budaya sekaligus Dorong UMKM
Erma Susanti apresiasi Bersih Desa Selorejo (8/7/2026) sebagai upaya pelestarian budaya, penguatan gotong ro...
Perdebatan 'Oposisi' di Indonesia: Konstitusi dan Fungsi Pengawasan
Perdebatan soal partai di luar pemerintahan disebut oposisi muncul; konstitusi menegaskan fungsi pengawasan...