Seluruh Siswa MA Bina Santri Medan 100% Lulus Masuk PTN
Medan — Kepala Madrasah Yayasan Perguruan Bina Santri, Fajar Chairani Nasution, menyatakan bangga karena seluruh siswa Kelas XII Madrasah Aliyah Bina Santri berhasil masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) secara serentak pada Sabtu, 20 Juni. Keberhasilan itu dicapai melalui jalur undangan dan seleksi testing, kata Fajar saat memberikan sambutan pada acara wisuda dan pelepasan santri di Aula Yayasan Jalan Pasar 3 Medan.
Prestasi 100 persen masuk PTN
Fajar menyebutkan capaian ini sebagai bukti komitmen madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Ia menilai hasil tersebut menunjukkan keberhasilan pembelajaran akademik dan nonakademik di lingkungan yayasan.
"Ini wujud nyata komitmen madrasah untuk mendidik anak dapat meraih prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik,"
Menurutnya, raihan 100 persen masuk PTN menjadi motivasi bagi pengelola, guru, dan orang tua untuk terus mendukung proses pembelajaran.
Imbauan membatasi penggunaan gawai
Selain memberi apresiasi, Fajar juga mengingatkan siswa agar menjaga nama baik madrasah saat memasuki lingkungan perkuliahan dan masyarakat. Ia menekankan bahwa tantangan generasi muda makin besar seiring kemajuan teknologi informasi.
Fajar memperingatkan bahwa penggunaan gawai secara berlebihan dapat merusak kemampuan kognitif yang berkaitan dengan proses pemahaman dan pengolahan pengetahuan.
Oleh karena itu, ia meminta agar santri membatasi pemakaian gawai dan lebih mengutamakan metode pembelajaran langsung selama masa studi.
Pelaksanaan wisuda dan capaian kompetensi
Acara wisuda berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai pihak, termasuk Pembina Yayasan Drs. H Sotar Nasution MHB, Ketua Yayasan Hj. Rizkiyah Chairani SKM, MPd, serta perwakilan Camat Medan Perjuangan, KUA, pengawas madrasah Kemenag Kota Medan, tokoh masyarakat, undangan, dan orang tua santri.
Fajar juga melaporkan bahwa kompetensi dasar santri dari tingkat TKQ, MI, MTs, hingga MA telah memenuhi standar yang diharapkan. Ia memberi contoh capaian TKQ yang telah mampu menghafal ayat pendek dari Surah Ad Duha hingga An Nas.
Begitu pula santri Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah yang berhasil menorehkan prestasi di bidang akademik dan nonakademik, menurutnya.
Dengan hasil wisuda dan kelulusan ini, madrasah menegaskan komitmen untuk terus memperbaiki mutu pembelajaran dan membimbing santri agar siap menghadapi tantangan pendidikan tinggi dan kehidupan bermasyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polres Labuhanbatu Tangkap Pengedar Sabu 3,10 Gram di Bandar Selamat
Satres Narkoba Polres Labuhanbatu menangkap MTS alias Tebe dan menyita 3,10 gram sabu beserta alat hisap dan...
DPRD Selidiki Alih Fungsi 6 Hektare Sawah di Deliserdang
DPRD Deliserdang gelar RDP terkait alih fungsi 6 hektare sawah; pemilik klaim rugi Rp1,1 miliar akibat dugaa...
Wabup Buka IKAMSA Saweu Sikula XI di Aceh Barat
Wabup Said Fadheil membuka IKAMSA Saweu Sikula XI di Aceh Barat (6–9 Agustus 2026), agenda meliputi futsal,...
Intake WTP Pasi Lamgarot Berhenti 5 Jam, Pasokan Air Kembali Normal
Intake WTP Pasi Lamgarot di Siron sempat berhenti 5 jam karena sedimen akibat debit Sungai Krueng Aceh menur...
Dekranasda Perkuat UMKM Aceh Besar Lewat Pembinaan dan Promosi
Dekranasda Aceh Besar mendorong 4.000 UMKM naik kelas melalui pembinaan, pelatihan, promosi, dan akses pembi...
Polresta Deliserdang Musnahkan 1,2 Kg Sabu dari 48 Kasus
Polresta Deliserdang memusnahkan 1.266,04 gram sabu hasil pengungkapan 48 kasus Mei–Juni 2026, pemusnahan di...