APSSI Susun Strategi Perkuat Pendidikan Sosiologi 2026-2030
Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI) melantik pengurus periode 2026-2030 di Aula FISIP Universitas Nasional, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026. Pelantikan menegaskan komitmen APSSI memperkuat mutu pendidikan sosiologi agar responsif terhadap perubahan sosial, transformasi digital, dan tantangan pembangunan berkelanjutan.
Pelantikan dan kepengurusan baru
Dr. Tyas Retno Wulan, M.Si dari Universitas Jenderal Soedirman resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum APSSI untuk masa bakti 2026-2030. Ia didampingi Dr. Idham Irwansyah Idrus, S.Sos, M.Pd dari Universitas Negeri Makassar sebagai Sekretaris Umum.
Pelantikan dihadiri 62 fungsionaris pengurus yang berasal dari berbagai program studi sosiologi di perguruan tinggi Indonesia. Kepengurusan ini terbentuk berdasarkan keputusan Kongres APSSI-V yang digelar di Bali pada 24 Juni 2026.
Arah program dan prioritas kerja
APSSI akan mengarahkan pengembangan program studi sosiologi agar lebih relevan terhadap persoalan sosial kontemporer. Fokus utama meliputi pembaruan kurikulum, penjaminan mutu, serta peningkatan kapasitas dosen dan pengelola program studi.
Langkah yang direncanakan antara lain penerapan Outcome-Based Education (OBE), penguatan mekanisme akreditasi, dan pengembangan konsep Kampus Berdampak. Tujuannya memperkecil kesenjangan antara kajian akademik dan kebutuhan kebijakan publik.
Dewan Pakar dan Dewan Pengawas
Prof. Dr. Arif Satria, M.Si dilantik sebagai Ketua Dewan Pakar APSSI. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional ini akan didampingi 24 guru besar dari berbagai bidang kepakaran sosiologi.
Sementara itu, Dewan Pengawas beranggotakan 10 orang dan diketuai Dr. Harmona Daulay, M.Si. Kedua badan ini diharapkan memberi masukan strategis dan menjaga integritas organisasi.
Agenda akademik dan jejaring
APSSI menyiapkan agenda memperkuat kapasitas akademisi dan mahasiswa sosiologi. Rencana meliputi perluasan jejaring nasional dan internasional, pengembangan riset kolaboratif, serta peningkatan kegiatan pelatihan dan lokakarya.
- Perluasan jaringan penelitian dan kuliah tamu lintas institusi
- Pelatihan peningkatan kompetensi dosen dan pengelola program studi
- Fokus riset terapan untuk mendukung kebijakan publik
Melalui pelantikan ini, APSSI bukan hanya memperpanjang pengabdian kami dalam membangun disiplin sosiologi yang kuat. Namun, juga menegaskan peran aktif kami dalam menjawab tantangan sosial yang kompleks dan dinamis dengan pendekatan ilmiah yang bertanggung jawab.
Implikasi dan prospek
Dengan kepengurusan baru, APSSI menargetkan penguatan kolaborasi antarprogram studi sosiologi. Diharapkan, penguatan ini menghasilkan lulusan yang akademis sekaligus mampu melakukan rekayasa sosial secara bertanggung jawab.
Bagi Program Studi Magister Sosiologi FISIP Universitas Nasional, kegiatan pelantikan dan Rakernas menjadi momentum menyelaraskan pengembangan pendidikan sosiologi dengan kebijakan peningkatan mutu pendidikan tinggi. Rangkaian program APSSI selanjutnya akan menentukan langkah konkret menuju pendidikan sosiologi yang lebih adaptif dan berdampak.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
UNAS Kukuhkan Tiga Guru Besar, Perkuat Keilmuan AI hingga Sosiologi
UNAS mengukuhkan tiga dosen menjadi Guru Besar pada 5 Agustus 2026 dengan orasi tentang ekonomi digital, AI...
FT UNJ Susun SOP Salon Kecantikan Sesuai Standar Industri
FT UNJ dan Puspita Martha menyusun SOP salon kecantikan untuk memenuhi standar industri dan memperkuat link...
BRIN Verifikasi Tumpahan Batu Bara di Perairan Jepara
BRIN ikut verifikasi lapangan tumpahan batu bara di Mororejo, Jepara (28 Jul–1 Agu 2026) menggunakan pemodel...
NASA Siapkan Spacewalk ISS, Crew-13 Dijadwalkan Meluncur September
Ekspedisi 75 lakukan spacewalk 6 Agustus 2026 untuk siapkan platform panel surya; Crew-13 dijadwalkan melunc...
HAYLOU Watch Hyper: Smartwatch Outdoor dengan Dual-Band GPS dan Peta Offline
HAYLOU meluncurkan Watch Hyper dengan L1+L5 dual-band GPS, peta offline, 170+ mode olahraga, dan baterai hin...
DDTC Academy Raih Rekor MURI dan Pengakuan Internasional
DDTC Academy raih Rekor MURI untuk koleksi perpustakaan pajak dan diakui CIOT sebagai penyelenggara pelatiha...