Igor Tolic: Piala Presiden Jadi Modal Persib Hadapi Musim Baru
Persib Bandung menjadikan Piala Presiden 2026 sebagai ajang pematangan tim menjelang musim baru setelah kalah adu penalti dari Persebaya pada final, Kamis 6 Agustus 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali. Pelatih Igor Tolic menilai pengalaman turnamen ini berharga meski tim gagal meraih gelar.
Hasil dan evaluasi tim
Persib melaju hingga final meski tampil tidak dengan kekuatan terbaik. Kekalahan melalui adu penalti menjadi bahan evaluasi utama jelang kompetisi resmi. Tim akan memanfaatkan catatan pertandingan sebagai tolok ukur perbaikan.
Peluang bagi pemain muda
Selama turnamen, pelatih Igor Tolic memberi kesempatan pada sejumlah pemain muda untuk tampil dan mendapat pengalaman penting. Menurut Tolic, proses tersebut menjadi investasi jangka panjang bagi pengembangan skuad.
"Kami menembus final dengan kondisi tim tidak utuh. Banyak pemain muda mendapat kesempatan sebelum akhirnya kalah melalui adu penalti,"
Ia menekankan bahwa meski Persib belum menjadi juara, perkembangan gaya permainan tim mulai terlihat dan akan semakin kuat pada musim berikutnya.
Fokus ke kompetisi berikutnya
Manajemen dan staf pelatih langsung mengalihkan fokus ke play-off AFC Champions League Two dan persiapan untuk Super League 2026/2027. Kapten tim juga menegaskan pentingnya momentum yang didapat dari Piala Presiden.
"Kami akan langsung mengalihkan fokus menghadapi play-off AFC Champions League Two. Setelah itu kami siap menjalani Super League 2026/2027,"
Adam Alis menilai turnamen pramusim meningkatkan kekompakan tim dan kesiapan menghadapi kompetisi yang lebih berat.
Impak jangka pendek dan prospek
Secara singkat, Piala Presiden berperan sebagai barometer kesiapan Persib. Turnamen ini memberi kesempatan mengevaluasi kondisi fisik, taktik, dan dinamika pemain muda di bawah tekanan laga besar. Ke depan, tim diharapkan menyelesaikan perbaikan sebelum memulai musim resmi.
Dengan modal pengalaman dari Bali, Persib memasuki periode persiapan yang lebih fokus untuk memperbaiki kelemahan dan memperkuat identitas permainan menjelang kalender kompetisi tahun ini.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...
Asian Games 2026 Ditutup, Dubes RI Apresiasi Kontingen Indonesia
Dubes RI Nurmala Kartini mengapresiasi perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang...
Meydiana Laviola Bawa Merah Putih dengan Kebaya Prada Bali
Meydiana Laviola tampil sebagai pembawa bendera dengan kebaya Prada Bali karya Ghea Panggabean pada penutupa...
Meydiana Reinnamah Jadi Flag Bearer dengan Prada Bali
Meydiana Reinnamah jadi pembawa bendera Indonesia di Closing Asian Games 2026, mengenakan kebaya Prada Bali...
Alcaraz Melaju ke Semifinal Japan Open Usai Shapovalov Mundur
Carlos Alcaraz melaju ke semifinal Japan Open 2026 setelah Denis Shapovalov mundur karena cedera saat skor 7...