Aceh Besar Matangkan Persiapan Lomba Anak Nasional 2026
Kota Jantho, Aceh Besar — Bunda PAUD Aceh Besar Hj. Rita Mayasari memimpin rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan Lomba Anak Nasional 2026 pada Rabu, 1 Juli 2026. Pertemuan digelar di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Kecamatan Ingin Jaya, dan dihadiri perwakilan dinas terkait serta organisasi pendidikan anak usia dini.
Peserta rapat dan tujuan pertemuan
Rapat diikuti oleh Wakil Bunda PAUD Hj. Nurul Fazli S.Ag, Kabid PAUD Dinas Pendidikan Aceh Besar Abdurrahman, SE, Sekretaris TP PKK Aceh Besar, perwakilan IGTKI, HIMPAUDI Aceh Besar, serta unsur DP3AP2KB dan Dinas Pendidikan Aceh Besar. Tujuannya adalah memastikan seluruh aspek teknis dan pembinaan tersiapkan sebelum pelaksanaan lomba.
Fokus kegiatan: pembinaan karakter dan kreativitas
Dalam arahannya, Rita Mayasari menekankan bahwa kegiatan bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah untuk menumbuhkan kreativitas, karakter, dan rasa percaya diri anak sejak dini. Ia meminta seluruh pihak bersinergi agar acara berlangsung aman, tertib, dan berkesan bagi peserta.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk memberikan ruang bagi anak-anak menampilkan potensi terbaiknya. Saya berharap seluruh pihak dapat bekerja sama dan mempersiapkan kegiatan ini secara maksimal sehingga Lomba Anak Nasional di Aceh Besar dapat berjalan lancar, meriah, serta menjadi sarana pembinaan karakter dan pelestarian budaya sejak dini,”
Jadwal, lokasi, dan cabang lomba
Pihak penyelenggara melalui Plt. Kabid Pemenuhan Hak Anak, Erianti S.Ag, menyampaikan bahwa lomba dijadwalkan pada 23 Juli 2026 dan akan berlangsung di Gedung Dekranasda Aceh Besar.
Beberapa cabang lomba yang direncanakan antara lain:
- Lomba mewarnai tingkat TK dan PAUD
- Lomba baca puisi berbahasa Aceh untuk siswa SD kelas 1–3 dan SMP
- Lomba hadang galah antarperwakilan wilayah
- Pagelaran seni dan budaya daerah
Target peserta dan struktur panitia
Erianti memaparkan target peserta dan komposisi acara untuk memastikan ruang kelancaran pelaksanaan.
“Peserta ditargetkan mencapai 300 orang, terdiri atas 145 peserta lomba, 50 peserta pentas seni, serta 105 orang pendamping dan panitia. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung tumbuh kembang anak dan pelestarian budaya daerah,”
Langkah selanjutnya dan harapan
Penyelenggara dan mitra diharapkan menyelesaikan detail teknis seperti jadwal final, kebutuhan logistik, serta protokol keamanan dan kesehatan anak. Sinergi antarinstansi dan organisasi pendidikan anak usia dini menjadi kunci sukses acara.
Dengan persiapan matang, panitia menargetkan kegiatan ini tidak hanya kompetitif tetapi juga menjadi ajang pembelajaran dan pelestarian budaya bagi generasi muda Aceh sejak usia dini.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...