Ketua DNIKS: Lansia Semakin 'Up to Date' dengan Teknologi
Ketua Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) RA Loretta Kartikasari menyatakan lansia kini semakin akrab dengan teknologi digital. Pernyataan itu disampaikan pada Talkshow literasi digital bagi lansia dan pagelaran wayang kulit bertema ‘Sapa Lansia: Tetap Terhubung, Bahagia dan Anti Gaptek’ di Auditorium Abdulrahman Saleh RRI, Jakarta, Sabtu, 30 Mei 2026. Menurut Loretta, banyak lansia sudah memakai ponsel pintar, mengakses internet, serta aktif di media sosial.
Modul literasi yang disesuaikan
DNIKS bekerja sama dengan BPSDM Kemkomdigi dan peneliti komunikasi menyusun modul literasi digital khusus lansia. Modul ini menyesuaikan aspek visual seperti ukuran huruf, warna, dan tampilan agar mudah dibaca dan dipahami. Pendekatan disiapkan agar proses pembelajaran menjadi menyenangkan dan mudah diterima.
"Artinya ternyata lansia ini up to date (mengikuti perkembangan/red), berdaya, produktif, aktif. Literasi yang terjadi adalah dimulai dengan membuat kita senang, kita happy, bahagia,"
Menurut Loretta, penyesuaian visual menjadi fokus utama. Konten tidak hanya soal isi, tetapi juga format agar tidak mengganggu penglihatan lansia.
"Dimana modulnya juga punya keunikan khusus. Jadi debatnya kita adalah bukan isi, tapi debatnya adalah fontnya, warnanya, visualnya yang bisa ditangkap dan tidak mengganggu penglihatan lansia,"
Lansia sebagai pelatih dan kolaborasi
DNIKS melibatkan lansia yang telah mahir sebagai pelatih untuk mengedukasi rekan-rekannya. Loretta mendorong kolaborasi lintas organisasi masyarakat dan instansi pemerintah untuk memperluas jangkauan program. Tujuannya agar lansia dapat memanfaatkan ruang digital secara aman dan produktif.
"Lansia kita sudah belasan persen, artinya aktivitas di dalam digital juga cukup besar. Dan perlunya kami bergandengan tangan bersama pemerintah, stakeholders seluruhnya untuk bisa melanjutkan literasi digital ini kepada lansia,"
Data, peran lansia, dan tantangan
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan lansia penting dalam transformasi digital nasional. Ia menyebut jumlah lansia sekitar 34 juta jiwa, yang menandakan keterlibatan besar kelompok tersebut di ekosistem digital.
"Hal ini ditandai dengan proporsi penduduk lanjut usia, yaitu mereka berusia 60 tahun ke atas. Dengan sekitar 34 juta penduduk lansia, ini menunjukkan bahwa para lansia menjadi bagian penting dalam transformasi digital nasional,"
Nezar menambahkan Indonesia kini memasuki fase aging population, dengan proporsi lansia yang sudah melebihi 10 persen. Perkembangan internet juga pesat; menurut data APJII, penetrasi internet mencapai 81,72 persen atau sekitar 235 juta pengguna.
"Saat ini lanskap digital Indonesia terus berkembang dengan sangat cepat. Berdasarkan hasil survei profil internet Indonesia oleh APJII, tingkat penetrasi internet Indonesia telah mencapai 81,72 persen atau sekitar 235 juta pengguna internet,"
Meski peluang besar, Nezar mengingatkan tantangan yang masih dihadapi lansia. Kendala meliputi keterampilan menggunakan perangkat, kemampuan memilah informasi benar, serta risiko hoaks dan penipuan daring.
"Namun demikian kami juga paham bahwa di tengah berbagai peluang itu masih ada sejumlah tantangan yang dihadapi para Lansia di era digital. Mulai dari keterampilan menggunakan perangkat digital, kemampuan memilah informasi yang benar, hingga risiko hoax, penipuan daring, dan berbagai ancaman di ruang digital,"
Implikasi dan langkah ke depan
Pemerintah dan pemangku kepentingan diminta melanjutkan program literasi digital yang inklusif. Perlu pendekatan berkelanjutan agar lansia tidak hanya terhubung, tetapi juga aman dan produktif di ruang digital. Keterlibatan lansia sebagai pelatih menjadi salah satu strategi untuk memperluas dampak program.
Dengan kolaborasi yang lebih kuat, diharapkan lansia dapat memanfaatkan teknologi untuk berkomunikasi, mengakses layanan kesehatan, mendapatkan informasi, dan menjaga hubungan sosial secara lebih aman.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Menteri PU: Berita ASN Meninggal karena Cuti Ditolak Adalah Hoaks
Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan kabar ASN meninggal akibat cuti sakit ditolak adalah hoaks; pemeriksaan...
KSP: Babinsa dan Bhabinkamtibmas Hanya Dampingi Petugas Pajak
KSP menegaskan Babinsa dan Bhabinkamtibmas hanya mendampingi petugas DJP, tanpa kewenangan penagihan atau pe...
Kepala BGN Ajak Masyarakat dan Media Awasi Program MBG
Kepala BGN Sudaryono mengajak masyarakat dan media mengawal Program Makan Bergizi Gratis demi layanan sesuai...
LPDS Luncurkan e-Learning UKW, Soroti Turunnya Kompetensi Wartawan
LPDS meluncurkan e-learning UKW pada HUT ke-38 untuk menjawab penurunan kompetensi wartawan di tengah melimp...
North Hub Mulai Fabrikasi FPSO, Target Produksi Perdana 2028
Fabrikasi FPSO Bahtera Haluan Lestari dimulai di Tanjung Balai Karimun; North Hub ditargetkan produksi gas p...
Kepala BGN: Petugas SPPG Jalankan MBG dengan Hati Nurani
Kepala BGN Sudaryono minta petugas SPPG jalankan Program MBG dengan hati nurani agar makanan aman, layak, da...