Puan Serahkan Laporan Kinerja DPR Sidang 2025-2026 kepada Seluruh Fraksi
Ketua DPR RI Puan Maharani menyerahkan Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 kepada pimpinan lembaga negara dan seluruh fraksi, usai pidato pada Rapat Paripurna Khusus memperingati HUT ke-81 DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 1 September 2026. Penyerahan ini dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban DPR kepada rakyat atas pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, pengawasan, dan diplomasi parlemen selama satu tahun sidang.
Penyerahan Laporan dan Hadirnya Pimpinan DPR
Puan memimpin rapat didampingi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Sari Yuliati, Saan Mustopa, dan Cucun Ahmad Syamsurizal. Laporan diserahkan langsung kepada Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, serta pimpinan delapan fraksi di DPR RI.
Tema dan Orientasi Kerja
Dalam laporan, DPR mengusung tema "DPR RI Berdampak: Wujudkan Daulat Rakyat melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif". Menurut Puan, tema ini menegaskan orientasi kerja DPR pada hasil dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, bukan sekadar jumlah kegiatan atau undang-undang.
"Kinerja DPR RI sebagai wakil rakyat pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak yang dikerjakan. Akan tetapi seberapa berarti hasil kerja DPR RI bagi kehidupan rakyat,"
Capaian Kinerja Tahun Sidang 2025-2026
DPR mencatat sejumlah capaian utama selama tahun sidang 2025-2026. Pencapaian itu disampaikan sebagai bagian dari pertanggungjawaban lembaga kepada publik.
- Undang-undang: Telah diselesaikan 16 Rancangan Undang-Undang menjadi Undang-Undang.
- Rapat: Total 1.377 rapat, yang terdiri atas:
- 332 rapat fungsi legislasi
- 309 rapat fungsi anggaran
- 736 rapat fungsi pengawasan
Pengaduan Masyarakat
Sejak Agustus 2025 hingga Agustus 2026, DPR menerima 9.205 pengaduan masyarakat. Rinciannya sebagai berikut:
- 7.055 pengaduan melalui surat
- 2.011 pengaduan melalui website DPR RI
- 139 pengaduan melalui alat kelengkapan Dewan
Puan menegaskan laporan kinerja akan disampaikan secara lengkap kepada semua kalangan sebagai bentuk pertanggungjawaban DPR kepada rakyat.
Implikasi dan Langkah Ke Depan
Penyerahan laporan ini menjadi tolok ukur akuntabilitas DPR. Ke depan, fokus DPR dinyatakan bergeser ke hasil yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Laporan lengkap dijanjikan akan tersedia untuk publik sebagai bahan evaluasi dan dialog.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Karhutla Jabar Bakar 325,87 Ha, 215.424 KK Terdampak Kekeringan
BPBD Jabar catat 193 kejadian karhutla seluas 325,87 ha; 215.424 KK terdampak kekeringan. Distribusi 17,69 j...
Kementerian PKP Percepat Bedah Rumah, 434 Unit Dialokasikan di Menteng
Kementerian PKP mempercepat Program Bedah Rumah di Menteng dengan alokasi 434 unit; persyaratan dipermudah d...
Pompanisasi PHTC Selamatkan Lahan Padi di Cirebon dari Puso
Pompa hibrida PHTC di Cirebon keluarkan 36.000 liter/jam, cegah gagal panen akibat kekeringan dan embung boc...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Subsidi Stabil hingga 2026
Pertamina Patra Niaga menegaskan harga BBM subsidi tidak naik hingga akhir 2026 sesuai arahan pemerintah, me...
MenPPPA Dorong Perempuan Desa Kembangkan Usaha Produktif
MenPPPA mendorong perempuan desa mengubah keterampilan jadi usaha produktif lewat RBI untuk tingkatkan keman...
TNI Gelar Latihan Trident Resolve untuk Hadapi Ancaman Nontradisional
TNI menggelar latihan Trident Resolve 21–25 September 2026 di Banten untuk menguji respons bencana, keamanan...