Lokal

Plt Bupati Langkat Pelajari Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak di Semarang

Bagikan:
Plt Bupati Langkat bersama rombongan saat kunjungan kerja ke DP3A Kota Semarang

Semarang, 3 September 2025 — Plt. Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, SH, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang untuk mempelajari kebijakan dan inovasi penyelenggaraan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA). Kunjungan ini bertujuan memperkuat pemenuhan hak dan perlindungan anak serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan KLA di Kabupaten Langkat.

Kunjungan dan tujuan

Rombongan Pemkab Langkat diterima Kepala DP3A Kota Semarang Pranyoto, AP, MM, bersama Kabid Pelayanan Keperawatan dan Kebidanan RSD K.R.M.T. Wongsonegoro serta jajaran DP3A. Turut mendampingi antara lain Kepala Dinas PPKB dan PPA Indri Nugraheni, Direktur RSUD Tanjung Pura dr. Dhermawati Bangun, Plt. Kadis Dukcapil Sri Yunita Br Sitepu, dan sejumlah pejabat daerah lainnya.

Tujuan utama kunjungan adalah belajar praktik terbaik dan inovasi yang telah dilakukan Semarang dalam penyelenggaraan KLA, lalu menyesuaikannya dengan kondisi dan kebutuhan Kabupaten Langkat.

Model Semarang dalam penyelenggaraan KLA

Pranyoto menjelaskan bahwa Kota Semarang secara konsisten meraih penghargaan KLA dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan berhasil mempertahankan kategori Utama. Keberhasilan ini, menurutnya, didorong oleh komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak anak serta memberikan perlindungan khusus.

Penilaian KLA, kata Pranyoto, mencakup 24 indikator yang terbagi dalam lima klaster dan satu aspek kelembagaan. Indikator tersebut meliputi hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga yang mendukung, kesehatan, pendidikan, serta mekanisme perlindungan anak.

Respons dan rencana Langkat

Plt. Bupati Tiorita menyampaikan apresiasi atas kesempatan berbagi pengalaman. Dia menegaskan bahwa hasil kunjungan akan dijadikan bahan penyesuaian kebijakan di Langkat.

Melalui kunjungan ini, kami ingin belajar dan mendapatkan masukan dari Kota Semarang, sehingga nantinya dapat kami terapkan di Kabupaten Langkat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah.

Tiorita juga mencatat bahwa Kabupaten Langkat sebelumnya meraih penghargaan KLA kategori Pratama pada 2012, 2019, 2021, dan 2022 dari KemenPPPA. Capaian tersebut dipandang sebagai motivasi untuk terus melakukan pembenahan agar bisa naik ke kategori yang lebih tinggi.

Penghargaan yang telah kita raih menjadi motivasi untuk terus berbenah. Kita ingin memastikan pemenuhan hak anak dan perlindungan anak di Kabupaten Langkat semakin baik.

Implikasi dan langkah ke depan

Tiorita berharap hasil kunjungan memperkuat sinergi antarperangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak. Langkah selanjutnya adalah menyusun rencana adaptasi inovasi Semarang sesuai kapasitas dan kebutuhan di Langkat.

Dengan pembelajaran dan koordinasi tersebut, Pemkab Langkat menargetkan peningkatan penyelenggaraan KLA dan upaya meraih penghargaan pada kategori yang lebih tinggi di masa mendatang.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait