Polres Labuhanbatu Sita 1,35 Kg Sabu dan 4,5 Kg Ganja
Rantauprapat, Labuhanbatu — Polres Labuhanbatu dan polsek jajaran mengamankan 1.354,48 gram sabu, 4.504 gram daun ganja kering, 35 butir pil ekstasi, dan 5 butir obat jenis happy five selama Operasi Antik Toba 2026. Penindakan berjalan selama 21 hari sejak 13 Mei 2026.
Barang bukti dan aset yang disita
Selain narkotika, polisi menyita sejumlah barang dan aset terkait peredaran. Bukti lain yang diamankan meliputi satu unit mobil, 30 sepeda motor, 46 unit telepon seluler, lima timbangan elektrik, serta uang tunai sebesar Rp11.429.000.
Jumlah tersangka dan laporan
Operasi yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) bersama polsek jajaran tersebut berujung pada penangkapan 91 orang tersangka dari 81 laporan. Rinciannya, 44 laporan diungkap oleh Satnarkoba dan 37 laporan diungkap oleh polsek.
- Polsek Kualuh Hulu: 7 laporan
- Polsek Bilah Hilir: 5 laporan
- Polsek Bilah Hulu: 5 laporan
- Polsek Aek Natas: 4 laporan
- Polsek NA IX-X: 4 laporan
- Polsek Panai Tengah: 3 laporan
- Polsek Marbau: 3 laporan
- Polsek Kualuh Leidong: 2 laporan
- Polsek Panai Hilir: 4 laporan
Perbandingan dengan 2025
Polres menyatakan terjadi peningkatan penindakan dibandingkan operasi tahun lalu. Pada 2025 tercatat 65 laporan dengan 81 tersangka, sedangkan pada Operasi Antik Toba 2026 tercatat 81 laporan dan 91 tersangka, atau kenaikan sekitar 24,62 persen.
Jumlah barang bukti sabu juga naik signifikan. Di 2025, barang bukti sabu tercatat 276 gram, meningkat menjadi 1.354,48 gram pada 2026, dengan peningkatan sekitar 393,26 persen.
Tujuan dan harapan polisi
Wakapolres Labuhanbatu, Kompol PS Simbolon, didampingi Kasat Narkoba AKP Hardiyanto, menyampaikan bahwa operasi ini bagian dari dukungan Polda Sumut terhadap program pemberantasan narkotika di wilayah.
“Hasil dari penyitaan sabu, Polres Labuhanbatu telah menyelamatkan sebanyak 13.545 jiwa, begitu juga dengan ganja, polres menyelamatkan sampai 4.504 jiwa dari penyalahgunaan narkotika,”
Simbolon berharap penindakan ini memberi efek jera kepada pelaku. Ia menegaskan Operasi Antik Toba 2026 dimaksudkan agar Labuhanbatu lebih jauh dari peredaran narkoba.
Langkah penegakan hukum yang terkoordinasi ini diharapkan dapat menurunkan pasokan narkotika di Kabupaten Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara serta mencegah dampak sosialnya bagi warga setempat.
Berita Terkait
Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Indeks Capai 82,73 (A-)
Indeks Reformasi Birokrasi Aceh naik menjadi 82,73 (A-) menurut evaluasi Kementerian PANRB; rekomendasi foku...
Sumut dan RS Mata Cicendo Teken MoU Jejaring Pengampuan Mata
Gubernur Sumut teken MoU dengan RS Mata Cicendo untuk jejaring pengampuan mata, fokus pelatihan tenaga keseh...
Pencurian di Pasar Horas, Aksi Protes Solar, dan Kelangkaan Pupuk di Sumut
Tiga peristiwa di Sumut: pencurian toko emas di Pasar Horas, aksi protes dugaan penyelewengan solar di Medan...
Hakim Bebaskan Empat Terdakwa Kasus Pengalihan Aset PTPN II
Pengadilan Negeri Medan membebaskan empat terdakwa kasus pengalihan aset PTPN II; majelis menyatakan tidak c...
LLDikti Wilayah I Raih Rekor MURI lewat Seminar 10 Pohon Ilmu
LLDikti Wilayah I meraih Rekor MURI lewat Seminar Nasional 10 Pohon Ilmu (3/6) dengan sekitar 58.000 peserta...
Kejagung Tersangkakan 3 Eks Pimpinan BGN dalam Kasus Korupsi MBG
Kejaksaan Agung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN tersangka korupsi program MBG 2025-2026 terkait yayasan...