Lokal

Bupati Labuhanbatu Ajak Konversi Semangat Hijrah di 1 Muharram

Bagikan:
Bupati Labuhanbatu bersama anak yatim saat peringatan 1 Muharram di Masjid Raya Al Ikhlas

RANTAU PRAPAT — Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H menjadi ajang refleksi dan penguatan komitmen pembangunan bagi Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan berlangsung Selasa (30/6) di Masjid Raya Al Ikhlas, Jalan SM Raja, Kecamatan Rantau Selatan, dan dipimpin langsung oleh Bupati dr. Hj. Maya Hasmita Sp.OG M.KM.

Hijrah sebagai titik tolak perubahan

Bupati Maya menegaskan bahwa 1 Muharram lebih dari sekadar pergantian kalender. Menurutnya, momentum ini tepat untuk mengevaluasi kontribusi, amal ibadah, dan pengabdian kepada Allah SWT, masyarakat, serta tanah kelahiran.

Semangat hijrah harus menjadi titik tolak bagi kita semua untuk meninggalkan segala bentuk keburukan dan perpecahan. Ini adalah saatnya bergerak menuju pribadi yang lebih baik, produktif, dan harmonis

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat mengonversi semangat hijrah menjadi energi positif yang konkret. Sinergi dan dedikasi kolektif dinilai esensial untuk mempercepat pembangunan Kabupaten Labuhanbatu menuju Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur.

Sasaran dan visi pembangunan

Bupati mengaitkan semangat keagamaan dengan visi daerah, yaitu Labuhanbatu Cerdas Bersinar Membangun Desa Menata Kota. Tujuan jangka panjang adalah menciptakan daerah yang subur, makmur, dan adil serta selalu dalam lindungan dan ampunan Allah SWT.

Santunan anak yatim dan aksi sosial

Untuk menambah kekhidmatan acara, peringatan 1 Muharram diisi dengan aksi sosial berupa pemberian paket sembako dan santunan kepada anak yatim. Kegiatan ini sejalan dengan tradisi Muharram yang sering disebut Idul Yatama.

Jangan pernah merasa kecil hati dan yakinlah kalian tidak sendiri. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu beserta seluruh masyarakat senantiasa menyayangi kalian. Tetaplah bersemangat, rajin belajar, dan terus berdoa. Kalian adalah anak-anak yang kuat dan generasi penerus bangsa ini

Bupati berharap gerakan menyantuni anak yatim tidak berhenti sebagai ritual sesaat, melainkan menjadi rutinitas dan amal jariyah bagi masyarakat.

Hadirin dan penutupan acara

Setelah sambutan, Bupati bersama Wakil Bupati Jamri langsung menyerahkan bantuan paket sembako kepada anak-anak yang hadir. Suasana kekeluargaan tampak saat pimpinan daerah berinteraksi dan berfoto bersama para peserta.

Acara diakhiri dengan tausiah dan doa yang dipimpin Ketua MUI Kabupaten Labuhanbatu, Dr. H. Abdul Hamid Zaid. Turut hadir unsur Forkopimda, pejabat daerah, pimpinan OPD, serta tokoh agama dan masyarakat.

Momentum ini sekaligus mengingatkan bahwa nilai keagamaan dapat menjadi pendorong nyata bagi kemajuan sosial dan pembangunan daerah ke depan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait