Nasional

LDII: Kurban Simbol Ketakwaan dan Solidaritas Sosial

Bagikan:
Antrean warga mengambil daging kurban di gedung DPP LDII Jakarta

Jakarta, 26 Mei 2026 — Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, menegaskan kurban menjadi simbol ketakwaan sekaligus wujud solidaritas sosial. Pada kegiatan Berbagi Daging Qurban di gedung DPP LDII, Jakarta, Rabu, ia menjelaskan strategi distribusi tanpa kupon cadangan dan pendekatan ramah lingkungan dilakukan agar manfaat kurban lebih merata.

Strategi distribusi berbasis komunitas

Panitia LDII menerapkan sistem distribusi terencana yang melibatkan struktur organisasi hingga tingkat akar rumput. Pendekatan berbasis komunitas dipilih agar pembagian daging kurban tepat sasaran dan menjangkau lebih banyak warga.

"Kurban adalah simbol ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial yang memperkuat solidaritas serta membantu masyarakat membutuhkan,"

Dody menyatakan PC dan PAC didorong menjadi garda terdepan pelaksanaan kurban agar manfaatnya langsung dirasakan lingkungan sekitar. Ia menambahkan distribusi tanpa kupon cadangan membantu menjangkau warga yang belum terdata sebelumnya.

Perhatian pada kebersihan dan lingkungan

Selain pemerataan, LDII menekankan pelaksanaan kurban harus memperhatikan aspek kebersihan dan kelestarian lingkungan. Organisasi itu mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mengganti wadah dengan bahan yang lebih ramah lingkungan.

"Pelaksanaan kurban harus sah secara syariat, higienis, tertib, serta memperhatikan kesehatan dan kelestarian lingkungan masyarakat sekitar,"

ia menambahkan bahwa instruksi penggunaan wadah ramah lingkungan bertujuan agar ibadah kurban selaras dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Dampak ekonomi dan capaian nasional

LDII melaporkan total kurban warga secara nasional mencapai sekitar 18.000 sapi dan 17.000 kambing. Nilai ekonomi kurban ini diperkirakan mendekati satu triliun rupiah, sehingga berkontribusi signifikan terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

Respon warga

Warga penerima manfaat menyambut positif sistem pembagian yang lebih merata. Salah satu warga sekitar, Dian Permata, mengatakan distribusi tanpa kupon cadangan membantu warga yang tidak terdata memperoleh bagian kurban.

"Saya sangat senang karena pembagian daging kurban berjalan tertib dan lebih merata kepada masyarakat sekitar lokasi kegiatan,"

ujarnya, seraya berharap kegiatan sosial seperti ini terus berkelanjutan.

Dengan kombinasi strategi distribusi komunitas dan perhatian lingkungan, LDII berharap manfaat kurban tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga memberi dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait