Kabiro Hukerma Kemenimipas Tinjau Lapas Kelas I Medan
Medan, Senin (12/10) — Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Sigit Setyawan, melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas I Medan. Kunjungan bertujuan memperkuat tata kelola hukum, administrasi, dan pelaksanaan kerja sama di lingkungan pemasyarakatan.
Agenda kunjungan
Rombongan diterima langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Medan dan pejabat struktural. Pertemuan fokus pada penguatan fungsi konsultasi hukum, pengawasan administrasi, dan evaluasi kerja sama dengan mitra dan instansi terkait.
- Penguatan fungsi konsultasi hukum;
- Pengawasan tata kelola administrasi;
- Evaluasi pelaksanaan kerja sama dengan mitra.
Arahan Kabiro Hukerma
Sigit menekankan bahwa setiap pengelolaan fungsi hukum dan kerja sama harus mengedepankan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas. Ia mengingatkan pentingnya nilai tambah dari kerja sama untuk mendukung pembinaan dan layanan publik.
"Pengelolaan fungsi hukum dan kerja sama harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kerja sama yang terjalin harus memberikan nilai tambah serta dampak nyata, baik dalam mendukung optimalisasi program pembinaan Warga Binaan maupun peningkatan kualitas layanan publik,"
Menurut Sigit, pelaksanaan kerja sama wajib sesuai regulasi dan petunjuk teknis yang berlaku di lingkungan Kemenimipas. Pengelolaan yang akuntabel akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan pemasyarakatan.
Respon Lapas dan tindak lanjut
Kepala Lapas Kelas I Medan menyambut baik kunjungan dan arahan yang disampaikan. Ia menegaskan komitmen jajaran untuk memperbaiki tata kelola kerja sama sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pembinaan dan pelayanan.
"Kunjungan kerja ini memberikan dorongan semangat sekaligus panduan konkret bagi seluruh jajaran Lapas Kelas I Medan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola kerja sama yang transparan dan akuntabel guna mendukung kelancaran seluruh program pembinaan dan pelayanan pemasyarakatan,"
Dalam pertemuan dibahas pula langkah-langkah teknis untuk memperkuat koordinasi dengan Sekretariat Jenderal Kemenimipas dan pihak terkait. Lapas berkomitmen menerapkan praktik yang berorientasi pada nilai kemanusiaan dan pelayanan prima.
Implikasi ke depan
Penguatan tata kelola hukum dan kerja sama diharapkan meningkatkan efektivitas program pembinaan warga binaan dan kualitas layanan publik. Ke depan, evaluasi berkala dan pelaporan akuntabel akan menjadi bagian dari mekanisme pengawasan internal.
Langkah-langkah yang disepakati pada kunjungan ini akan diimplementasikan untuk memastikan program berjalan sesuai ketentuan serta memberi manfaat nyata bagi warga binaan dan masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bobby Nasution Dinilai Kunci, Sumut Siap Kelola Aset Olahraga Rp3,2 T
Gubernur Bobby Nasution dipuji PSSI Sumut karena dukungannya pada sepakbola usia muda, sementara Pemprov tar...
DPRD Medan Minta Periksa Laporan Keuangan KPUM, RAT 2025 Ditunda
Komisi III DPRD Medan minta Diskop periksa laporan keuangan KPUM dan tunda RAT 2025 karena indikasi penuruna...
Terdakwa Penembakan Roket Parasut di Medan Dituntut 10 Tahun
Terdakwa penembakan roket parasut di Medan dituntut 10 tahun penjara atas kematian satu korban; jaksa sebut...
Pasokan Air Bersih RSUD H. Sahudin Kutacane Kembali Normal
Pasokan air di RSUD H. Sahudin Kutacane pulih setelah gangguan akibat banjir; manajemen dan vendor telah mem...
Pemprov Sumut Turunkan Harga Cabai dan Ayam di Pasar Medan
Pemprov Sumut lewat TPID menurunkan harga cabai merah jadi Rp55.000/kg dan ayam potong Rp35.000/kg lewat int...
Sopir Angkot Demo di Mapolda Tuntut Pemeriksaan Ketua KPUM
Puluhan sopir angkot demo di Mapolda Sumut menuntut pemeriksaan Ketua KPUM atas dugaan penyelewengan dana da...