Bupati Blitar Tegaskan Koordinasi dengan Umat Katolik
Blitar, 15 September 2026 — Bupati Blitar Rijanto menerima audiensi Pastor Paroki Romo Djatmiko bersama sejumlah romo di Kantor Bupati Blitar pada Selasa (15/9/2026). Pertemuan membahas rencana kegiatan umat Katolik di Kabupaten Blitar dan menegaskan pentingnya komunikasi untuk menjaga ketertiban serta kerukunan masyarakat.
Pembahasan audiensi dan rencana kegiatan
Audiensi menjadi ruang koordinasi antara pemerintah daerah dan perwakilan gereja. Para romo menyampaikan agenda kegiatan keagamaan yang akan dilaksanakan dalam beberapa bulan mendatang. Pemerintah daerah meninjau kebutuhan izin, pengamanan, dan fasilitas pendukung agar acara berjalan lancar.
Pentingnya komunikasi dan koordinasi
Bupati Rijanto menekankan bahwa komunikasi dan koordinasi sejak awal krusial untuk mencegah gangguan aktivitas masyarakat. Ia meminta agar semua rencana kegiatan diinformasikan lebih awal kepada pemerintah daerah. Dengan demikian persiapan teknis dan administrasi bisa diatur tepat waktu.
"Pertemuan ini menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus koordinasi dengan umat Katolik terkait rencana kegiatan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Blitar. Kami berharap komunikasi dan koordinasi ini terus berjalan dengan baik, sehingga setiap kegiatan dapat berlangsung tertib dan tetap menjaga kerukunan masyarakat,"
Rijanto kembali menegaskan prioritas pemerintah dalam membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kelompok keagamaan.
"Yang terpenting komunikasi tetap terjalin dengan baik. Dengan koordinasi yang baik, kegiatan keagamaan maupun kemasyarakatan bisa berjalan tertib dan tetap menjaga kerukunan,"
Kehadiran pejabat dan tindak lanjut
Rapat dihadiri oleh pejabat utama Pemkab Blitar yang memfasilitasi proses koordinasi. Para peserta menyepakati mekanisme komunikasi lanjutan untuk persiapan teknis dan perizinan.
- Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar
- Plt Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
- Kepala Bakesbangpol Kabupaten Blitar
- Perwakilan romo dari Paroki setempat
Implikasi bagi kerukunan daerah
Pemkab menyatakan harapan agar komunikasi tidak hanya dilakukan menjelang acara, melainkan bersifat berkelanjutan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan suasana kondusif di Kabupaten Blitar.
Koordinasi yang berjalan terus-menerus akan memudahkan sinkronisasi agenda keagamaan dan kegiatan kemasyarakatan. Di sisi lain, pendekatan proaktif ini diharapkan memperkuat hubungan sosial antarumat beragama di daerah.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
DPRD dan Pemkot Setujui P-APBD Surabaya 2026, Pendidikan & Kesehatan Jadi Prioritas
DPRD dan Pemkot Surabaya setujui P-APBD 2026; belanja naik Rp151,63 miliar dengan prioritas pendidikan, kese...
DPRD Magetan Tinjau Gudang Pengepul Kentang yang Overload
Komisi B DPRD Magetan meninjau gudang pengepul kentang yang overload akibat antrean distribusi; DPRD minta k...
Puan: Jejak Bung Karno dan Peluang 70 Tahun RI-Bulgaria
Puan Maharani terima Wakil PM Bulgaria, mengenang kunjungan Soekarno 1961 dan dorong perluasan kerja sama je...
Perda Pengelolaan Pemakaman Gresik: Pengembang Wajib Sediakan Lahan
DPRD Gresik mensosialisasikan Perda Nomor 2/2026 yang mewajibkan pengembang menyediakan lahan pemakaman mini...
PDI Perjuangan Salurkan Bantuan Air Bersih di Bojonegoro
DPC PDI Perjuangan menyalurkan bantuan air bersih ke tiga desa di Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro, untuk me...
KONI Trenggalek Genjot Pelatih dan Atlet Jelang Porprov Jatim 2027
KONI Trenggalek mendorong cabor asah kemampuan atlet dan pelatih sejak dini untuk mengejar medali emas pada...