Politik

KONI Trenggalek Genjot Pelatih dan Atlet Jelang Porprov Jatim 2027

Bagikan:
Pelatih dan atlet tenis meja Trenggalek berlatih jelang Porprov Jatim 2027

TRENGGALEK — Menjelang Porprov Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Trenggalek mendorong semua cabang olahraga meningkatkan kualitas atlet sekaligus kapasitas pelatih. Upaya ini dilakukan untuk mengejar target prestasi dan membawa pulang medali emas, kata Ketua KONI Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, pada Senin (14/9/2026).

Persiapan dan target provinsi

Menurut Doding, puluhan cabor telah berkomitmen menyiapkan atlet terbaik untuk Porprov 2027. Meski menghadapi keterbatasan anggaran pembinaan, semangat persiapan tidak boleh kendur. KONI meminta setiap cabor menyusun program pembinaan terukur agar persiapan tidak bersifat instan.

Fokus bukan hanya atlet, tapi juga pelatih

Doding menegaskan pembinaan efektif memerlukan peningkatan kualitas pelatih. Pelatih dinilai sebagai salah satu faktor penentu dalam membentuk performa atlet dan mentransfer teknik permainan secara tepat.

Cabor tenis meja yang tergabung dalam PTMSI Trenggalek sudah sepakat untuk target raih emas pada event regional. Selama ini, gelaran event sudah banyak digulirkan.

KONI memberi apresiasi pada inisiatif PTMSI Trenggalek yang tak hanya menggelar kompetisi bagi atlet, namun juga membuka ruang bertanding untuk para pelatih. Langkah ini dianggap membantu peningkatan kapabilitas dan pengalaman teknis pelatih.

Turnamen pelatih sebagai sarana evaluasi

Salah satu contoh nyata adalah turnamen di GOR Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan, yang memperebutkan Ketua DPRD Cup I. Turnamen itu berstatus tingkat Provinsi Jawa Timur dan diikuti puluhan pelatih tenis meja dari berbagai daerah.

Menurut Doding, kompetisi antarpelatih memberi pengalaman sekaligus sarana evaluasi kemampuan. Dengan sering bertanding, pelatih dapat mengikuti perkembangan teknik permainan dan mendapatkan pengalaman yang dapat ditularkan pada atlet binaan.

Atlet dipoles, pelatih juga harus terus meningkatkan kemampuan. Dengan begitu, ketika Porprov tiba, kita sudah benar-benar siap.

Harapan ke depan

KONI Trenggalek berharap pola pembinaan yang memadukan pembinaan atlet dan pelatih seperti ini diterapkan di cabor lain. Semakin banyak kompetisi yang digelar, semakin besar peluang atlet dan pelatih meningkatkan kualitasnya.

Selain menjadi ajang pengukuran kemampuan, turnamen pelatih tenis meja itu juga memperebutkan hadiah uang pembinaan bernilai jutaan rupiah. KONI optimistis persiapan sejak jauh hari dapat memperbesar peluang Trenggalek meraih prestasi maksimal pada Porprov Jawa Timur 2027.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait