SRC 2026: Surabaya Bidik Minimal 250 Emas untuk Porprov 2027
SURABAYA — Pemerintah Kota Surabaya menjadikan Surabaya Rising Champion (SRC) 2026 sebagai kawah candradimuka atlet menuju Porprov Jawa Timur 2027. Kejuaraan multi-even ini dibuka Wali Kota Eri Cahyadi di halaman Balai Kota, Minggu (13/9/2026), dan berlangsung hingga 1 November 2026. Sebagai tuan rumah Porprov, Pemkot menargetkan sedikitnya 250 medali emas dari kontingen Surabaya.
Pembukaan dan target prestasi
Dalam sambutannya, Eri menegaskan SRC berperan mengasah kemampuan sekaligus mengukur kesiapan atlet sebelum Porprov 2027 yang akan digelar di Surabaya. Ia meminta KONI dan seluruh pengurus cabang olahraga menyiapkan program pembinaan berkelanjutan agar atlet tidak kekurangan jam tanding.
“Semoga ini memberikan semangat kepada adik-adik kita agar target kita yang terbaik bisa terealisasi dengan target 250 emas ke atas ketika menjadi tuan rumah,”
Eri juga menyoroti pentingnya kompetisi berkesinambungan, bukan peningkatan persiapan yang mendadak menjelang Porprov.
Peningkatan jumlah cabang olahraga
SRC 2026 menampilkan 33 cabang olahraga, naik signifikan dari 10 cabor pada penyelenggaraan sebelumnya. Cabor yang dipertandingkan antara lain tenis lapangan, basket, cricket, bola voli indoor, floorball, bowling, hoki indoor, futsal, muay thai, baseball 5, e-sport, dan sepatu roda freestyle.
Peningkatan ini merupakan strategi memperluas ruang kompetisi agar lebih banyak atlet mendapat kesempatan uji kemampuan dan pemantauan performa.
Peran KONI dan panitia
Ketua KONI Surabaya, Arderio Hukom, menyatakan SRC jadi salah satu indikator pemetaan atlet yang berpotensi mengisi skuad utama Porprov 2027. Hasil pertandingan selama SRC akan digunakan untuk evaluasi dan penyempurnaan komposisi tim.
“Ini (para atlet) yang mengikuti menjadi salah satu indikator untuk menuju tim utama Porprov 2027. Kita akan segera sempurnakan untuk Porprov 2027,”
Ketua Panitia Besar SRC, Rahmat Haidar Pasha, menambahkan bahwa ajang ini juga berfungsi sebagai simulasi penyelenggaraan Porprov. Panitia berkoordinasi ketat dengan KONI untuk mencatat dan mengevaluasi seluruh aspek penyelenggaraan dan pembinaan.
“Kami sangat senang karena anak-anak muda Kota Surabaya diberi kesempatan untuk berkembang dan kita berikan peran yang besar bagaimana gambaran Porprov,”
Dampak dan prospek ke depan
Dengan durasi hampir dua bulan dan keterlibatan 33 cabor, SRC 2026 diharapkan menjadi fondasi pembentukan tim Porprov Surabaya. Kompetisi ini tidak hanya mengejar kuantitas medali, tetapi juga memperkuat ekosistem pembinaan atlet kota.
Ke depan, Pemkot berencana menambah jumlah cabor lagi agar seluruh cabang mendapat peluang persiapan melalui Piala KONI dan Piala Wali Kota, sehingga target 250 emas atau lebih bisa diraih saat Porprov 2027 digelar di Kota Pahlawan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Kesadaran Warga Kunci Atasi Sampah Sidoarjo, kata Hari Yulianto
Hari Yulianto minta warga ubah perilaku soal sampah; dukungan BKK Rp300 juta Sidoarjo 2027 perlu diikuti pem...
Hari Yulianto: Kesadaran Warga Kunci Atasi Sampah Sidoarjo
Hari Yulianto menilai kesadaran warga jadi kunci atasi sampah. BKK Rp300 juta Sidoarjo 2027 efektif jika per...
PDIP Jember Ajak Generasi Z Tidak Apatis pada Politik
Widarto mengajak generasi Z Jember tak apatis, aktif memberi kritik dan menyaring informasi lewat nonton bar...
DPRD Pasuruan Soroti Raperda Pajak: Lima Catatan untuk Optimalisasi PAD
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Pasuruan beri lima catatan penting pada Raperda Pajak 2026, menekankan optimalisa...
Komisi VII Dorong IKM Gresik Perkuat Modal, Teknologi, Legalitas
Anggota Komisi VII DPR, Nila Yani, mendorong IKM Gresik perkuat akses modal, teknologi, dan legalitas agar b...
Berani Berkomedi: PDI Perjuangan Jatim Dorong Komika Muda
PDI Perjuangan Jatim menggelar kompetisi stand-up "Berani Berkomedi" untuk mendorong komika muda menyuarakan...